www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Komunitas Sahabat Maryam Bersama DD Riau Ajak Ibu Ojol Belanja Lebaran
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Muhammadiyah Lebaran 20 Maret, Pemerintah Tunggu Hilal: Ini Penjelasan Kemenag Riau
Kamis, 19 Maret 2026 - 13:54:06 WIB
Penetapan 1 Syawal 1447 H.(ilustrasi/int)
Penetapan 1 Syawal 1447 H.(ilustrasi/int)

PEKANBARU – Penentuan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Provinsi Riau memasuki fase krusial. Di satu sisi, DPW Muhammadiyah Riau telah menetapkan pelaksanaan Salat Idul Fitri pada Jumat, 20 Maret 2026.

Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) masih menunggu hasil pemantauan hilal yang digelar Kamis (19/3/2026).

Pemantauan hilal dilakukan oleh tim Kemenag Riau di Bangkinang, Kabupaten Kampar, sebagai bagian dari proses penetapan 1 Syawal melalui sidang isbat nasional.

Ketua Tim Kemasjidan, Hisab Rukyat, dan Bina Syariah Kanwil Kemenag Riau, Khairunas menegaskan, pemerintah menjalankan fungsi memberikan kepastian informasi berbasis metode rukyat.

“Kalau kita dari pemerintah melaksanakan fungsinya untuk memberikan informasi yang tepat untuk masyarakat, dengan melaksanakan rukyatul hilal nanti akan dihasilkan keputusan hari raya itu kapan,” ujar Khairunas, Kamis (19/3/2026).

Ia juga menyoroti potensi adanya perbedaan penetapan Hari Raya Idul Fitri tahun ini, namun menekankan pentingnya menjaga toleransi di tengah masyarakat.

“Kalaupun nanti ada perbedaan kita harap masing-masing kita menghargai satu sama lainnya karena negara kita menghargai perbedaan terkait pelaksanaan beragama itu,” tambahnya.

Kegiatan rukyatul hilal di Riau dipusatkan di rooftop White House Cafe Universitas Pahlawan, Bangkinang Kota. Lokasi ini dipilih karena dinilai strategis untuk observasi hilal.

Kemenag Riau telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kampar untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Pemda Kampar, dan mereka akan memfasilitasi,” jelas Khairunas.

Pemantauan dijadwalkan dimulai pukul 15.00 WIB dengan menggunakan peralatan khusus yang disiapkan oleh Kanwil Kemenag Riau.

Metode yang digunakan adalah rukyatul hilal, yakni pengamatan langsung terhadap posisi bulan sabit muda sebagai penanda awal bulan Syawal.

Perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah antara pemerintah dan organisasi masyarakat Islam seperti Muhammadiyah berpotensi menyebabkan perbedaan hari raya.

Muhammadiyah sendiri menggunakan metode hisab (perhitungan astronomi), sehingga lebih awal menetapkan 1 Syawal 1447 H jatuh pada 20 Maret 2026.

Sementara pemerintah menunggu hasil rukyat yang kemudian diputuskan melalui sidang isbat oleh Kementerian Agama RI.

Meski demikian, Kemenag menegaskan bahwa perbedaan tersebut bukan hal baru dan diharapkan tidak mengganggu keharmonisan masyarakat.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Komunitas Sahabat Maryam dan Dompet Dhuafa Riau ajak driver Ojol wanita belanja sembako Lebaran (foto/ist)Komunitas Sahabat Maryam Bersama DD Riau Ajak Ibu Ojol Belanja Lebaran
Ilustrasi.Jelang Lebaran, PGN Siagakan Layanan 24 Jam di Pekanbaru
Kapolres Pelalawan ajak 150 anak yatim belanja baju lebaran.(foto: andi/halloriau.com)Polres Bersama Baznas Pelalawan Ajak 150 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran
10 ruko hangus terbakar di Bengkalis.(foto: detik.com)Api Mengamuk Saat Sahur, 10 Ruko di Sungai Pakning Ludes Terbakar
BPJN Pastikan Jalur Mudik Riau Aman Dilalui.(foto: mcr)BPJN Pastikan Jalur Mudik Riau Aman Dilalui, Posko Siaga di 14 Titik
  Penetapan 1 Syawal 1447 H.(ilustrasi/int)Muhammadiyah Lebaran 20 Maret, Pemerintah Tunggu Hilal: Ini Penjelasan Kemenag Riau
Ilustrasi.Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan Idulfitri 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
Ilustrasi.Etika Minta Maaf via WA di Idulfitri, Cukup atau Sekadar Formalitas?
Bayar pajak 24 jam saat libur lebaran.(ilustrasi/int)Tanpa ke Samsat, Warga Riau Bisa Bayar Pajak 24 Jam Saat Libur Lebaran dan Dapat Hadiah
Anggota DPRD Riau, Sumardany Zirnata.(foto: int)Sumardany Zirnata: Idulfitri Momentum Kembali ke Fitrah dan Pererat Silaturahmi
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved