PEKANBARU – Antusiasme masyarakat terhadap film keluarga pada momentum Lebaran dimanfaatkan Mahakarya Pictures dengan menggelar roadshow film "Pelangi di Mars" di sejumlah kota di Sumatra, Minggu (23/3/2026).
Kegiatan ini menghadirkan langsung sutradara, produser, serta para pemain untuk menyapa penonton dalam rangkaian promosi yang berlangsung di beberapa kota besar, yakni Medan, Pekanbaru, Padang, dan Palembang. Di Pekanbaru, roadshow dipusatkan di XXI SKA yang dipadati penonton, khususnya anak-anak dan keluarga.
Kehadiran para pemeran dan kru film menjadi daya tarik tersendiri. Penonton yang telah menyaksikan film tersebut berkesempatan bertemu langsung dengan sosok di balik layar yang menghidupkan cerita penuh imajinasi itu. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan lebih dekat film keluarga terbaru yang digadang-gadang sebagai tonggak baru genre fiksi ilmiah anak di Indonesia.
Dalam rangkaian roadshow ini, hadir sejumlah nama di antaranya Messi Gusti sebagai pemeran Pelangi, Bimo Kusumo (Bimoky) sebagai pengisi suara Batik, Vanya Rivani sebagai pengisi suara sekaligus body actor Kimchi, serta produser Dendi Reynando dan sutradara Upie Guava.
Produser Dendi Reynando mengungkapkan, film ini lahir dari keresahan akan minimnya karya anak Indonesia yang memiliki karakter kuat dan dekat dengan dunia anak.
"Saya sering mengajak anak ke bioskop atau ke toko mainan, tetapi belum banyak IP lokal yang bisa menjadi pilihan. Dari situ muncul keinginan menghadirkan film yang bisa membangkitkan mimpi anak-anak Indonesia," ujarnya.
Suasana hangat terlihat sepanjang kegiatan. Anak-anak tampak antusias, bahkan mengidolakan karakter robot dalam film tersebut seperti Kimchi, Batik, dan Sulil.
Bimoky yang mengisi suara karakter Batik juga menyempatkan diri menyapa para penonton cilik. Ia berpesan agar anak-anak selalu menjaga persahabatan, sebagaimana nilai yang ditampilkan dalam film.
"Seperti Batik yang selalu menjaga Pelangi, semoga adik-adik semua juga setia kawan dan saling menjaga," ucapnya.
Film "Pelangi di Mars" menghadirkan kisah petualangan anak dengan balutan imajinasi luar angkasa yang sarat pesan moral dan semangat meraih mimpi.
Sutradara Upie Guava menyebut, film ini merupakan bentuk upaya menumbuhkan imajinasi dan cita-cita anak sejak dini.
"Kami ingin anak-anak berani bermimpi sejak kecil, misalnya ingin menjadi astronot atau ilmuwan. Dari imajinasi itu, kelak mereka bisa menciptakan sesuatu yang membanggakan Indonesia," ungkapnya.
Saat ini, film tersebut masih tayang di bioskop. Penonton juga dapat memanfaatkan promo buy one get one free melalui sejumlah aplikasi pembelian tiket.
Pihak penyelenggara mengajak masyarakat, khususnya keluarga, untuk tidak melewatkan film yang dinilai sebagai langkah baru dalam perkembangan perfilman anak Indonesia.
Secara cerita, Pelangi di Mars mengisahkan petualangan seorang anak Indonesia di planet Mars bersama robot batik. Dalam perjalanan tersebut, tokoh utama memimpin robot-robot dari berbagai belahan dunia untuk menyelamatkan bumi di masa depan. Cerita ini dirancang untuk menanamkan nilai keberanian, kolaborasi, dan kreativitas sejak dini.