PEKANBARU - Jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera terpantau cukup tinggi dan didominasi oleh Provinsi Riau. Berdasarkan data terbaru pada Senin, total hotspot di Sumatera mencapai 355 titik, dengan Riau menyumbang angka tertinggi yakni 189 titik.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati, menyampaikan bahwa sebaran titik panas di Riau paling banyak ditemukan di Kabupaten Bengkalis dengan 88 titik, disusul Kabupaten Pelalawan sebanyak 57 titik.
Selain itu, titik panas juga terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir 22 titik, Kota Dumai 12 titik, Kabupaten Rokan Hilir 5 titik, Kabupaten Indragiri Hulu 4 titik, serta Kabupaten Siak 1 titik.
Sementara itu, provinsi lain di Sumatera juga mencatat kemunculan hotspot, di antaranya Kepulauan Riau 84 titik, Aceh 19 titik, Bengkulu 18 titik, Jambi 16 titik, Sumatera Utara 14 titik, Sumatera Selatan 6 titik, Bangka Belitung 4 titik, Lampung 3 titik, dan Sumatera Barat 2 titik.
Meski jumlah titik panas cukup tinggi, kondisi jarak pandang di sejumlah wilayah Riau masih relatif aman. Pada pukul 16.00 WIB, jarak pandang di Pekanbaru tercatat 8 kilometer, Rengat 9 kilometer, serta Pelalawan dan Tambang masing-masing 10 kilometer.
BMKG mengingatkan bahwa tingginya jumlah hotspot berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta tetap waspada terhadap potensi kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan.