PEKANBARU - Jumlah titik panas di wilayah Sumatera melonjak signifikan pada Rabu sore (1/4/2026), dengan Provinsi Riau menjadi penyumbang terbesar.
Berdasarkan data dari prakirawan BMKG Pekanbaru, Yudhistira M, total terdeteksi sebanyak 250 hotspot di seluruh Sumatera, di mana 206 di antaranya berada di Riau.
Sebaran titik panas di Riau menunjukkan konsentrasi tertinggi berada di Kabupaten Bengkalis dengan 145 titik. Disusul Kabupaten Pelalawan sebanyak 43 titik, serta wilayah lain seperti Dumai, Rokan Hilir, Siak, dan Kuantan Singingi dalam jumlah yang lebih kecil.
Sementara itu, provinsi lain di Sumatera mencatat jumlah hotspot yang relatif rendah, seperti Sumatera Selatan 16 titik, Sumatera Utara 10 titik, Kepulauan Riau 8 titik, Jambi 7 titik, Sumatera Barat 2 titik, dan Aceh 1 titik.
Di tengah tingginya aktivitas titik panas, kondisi jarak pandang di sejumlah wilayah Riau masih terpantau cukup aman. Pada pukul 16.00 WIB, Pekanbaru mencatat jarak pandang 5 kilometer disertai hujan ringan dan petir, sementara Rengat 6 kilometer, serta Pelalawan dan Tambang masing-masing mencapai 8 kilometer.
Hujan ringan yang terjadi di beberapa wilayah diharapkan dapat membantu mengurangi potensi meluasnya kebakaran hutan dan lahan. Namun demikian, tingginya jumlah hotspot tetap menjadi perhatian serius bagi pihak terkait dalam upaya pengendalian karhutla di Riau dan sekitarnya.