PEKANBARU – Aktivitas masyarakat di Provinsi Riau sepanjang Minggu (5/4/2026) diperkirakan berlangsung di bawah dominasi cuaca berawan dan hujan yang meluas sejak pagi hingga dini hari.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati menjelaskan, dinamika atmosfer di wilayah Riau mendukung pertumbuhan awan hujan hampir sepanjang hari.
“Pada pagi hari udara kabur hingga cerah berawan. Hujan ringan sampai sedang sudah terjadi di beberapa wilayah Riau sejak pagi,” ujar Ranti.
Berdasarkan pengamatan stasiun meteorologi, hujan ringan hingga sedang telah terpantau di sejumlah kabupaten/kota sejak pagi hari, antara lain Kepulauan Meranti, Bengkalis, Kuantan Singingi, Pelalawan, Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Kota Pekanbaru.
Kondisi udara kabur dipicu oleh kelembapan tinggi dan pertumbuhan awan hujan di lapisan atmosfer bawah.
Memasuki siang hingga sore, tutupan awan semakin dominan. Hujan ringan hingga sedang diperkirakan meluas hampir ke sebagian besar wilayah provinsi.
“Siang hingga sore cuaca cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan sampai sedang berpotensi terjadi hampir di seluruh wilayah Riau,” jelas Ranti.
Situasi ini membuat masyarakat diimbau menyiapkan perlindungan saat beraktivitas di luar ruangan.
Pada malam hingga Senin (6/4/2026) dini hari, hujan diprakirakan masih turun di sejumlah wilayah, terutama Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir dan Rokan Hilir.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem pada sore hingga malam hari.
“Waspada hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada sore hingga malam atau dini hari,” tegas Ranti.
Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Siak dan Kuantan Singingi.
Potensi cuaca ekstrem ini dapat memicu genangan, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas transportasi.