www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Eks Finalis Putri Indonesia asal Riau Jadi Tersangka, 15 Korban Cacat Usai Perawatan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


DPR Minta Pemerintah Kontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
Jumat, 10 April 2026 - 16:58:25 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief MBA (foto/ist)
Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief MBA (foto/ist)

JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief MBA mendesak pemerintah untuk memperketat pengawasan dan mengevaluasi perizinan komersialisasi air bawah tanah (ABT) oleh perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) dan industri lainnya.

Desakan ini muncul akibat adanya kekhawatiran terkait eksploitasi berlebihan yang berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu ketersediaan air bersih bagi masyarakat dan masa depan. 

Itu disampaikan oleh Hendry Munief usai melakukan kunjungan ke pabrik PT. Tirta Investama, Klaten Jogjakarta pada Kamis (9/4/2026). Hendry Munief tak menyangkal bahwa industrialisasi air Bawah tanah bakal meningkatkan pendapatan negara. Namun saat ini pengelolaan air Bawah tanah sepenuhnya belum terkontrol dengan baik. 

"Kita mendorong agar pemerintah ini terus memikirkan bagaimana air Bawah tanah ini terus terjaga hingga ke anak cucu. Fungsinya besar, saat sekarang ini untuk kebutuhan masyarakat umum, menjaga lingkungan dan juga untuk memenuhi kebutuhan pasar air minum mineral." terang Hendry Munief. 

Namun, katanya, tanpa kontrol yang baik maka komersialisasi yang tidak terkendali menyebabkan stok dan kualitas air bersih tidak terjaga berkesinambungan. 

Dia juga menegaskan bahwa mandat Utama pengelolaan air Bawah tanah itu adalah mencegah terjadinya ketimpangan akses kepada sumber daya, memastikan daya dukung lingkungan jangka Panjang, kemudian juga memastikan komersialisasi ini berdampak merata kepada masyarakat bukan kepada perusahaan tertentu. 

"Jangan sampai nanti rakyat berpikir tidak memiliki akses yang cukup kepada air bersih, apalagi lingkungan sudah tercemar. Krisis air ini bukan saja berdampak kepada lingkungan namun juga kepada sektor lain seperti pertanian, industri, dan lainnya" tegasnya.

Selain menyarankan pengendalian komersialisasi, dia juga meminta agar pemerintah melakukan monitoring ekstraksi, evaluasi menyeluruh keterlibatan UMKM local dalam jalur distribusi hingga memastikan distribusi CSR yang merata. 

"Air bukan saja komoditas, melainkan hak hidup. Negara harus hadir untuk memastikan keseimbangan itu terjaga." tutup Hendry Munief. (rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Jadi dokter gadungan, JRF ditangkap polisi setelah diduga sebabkan belasan korban cacat (foto/ist)Eks Finalis Putri Indonesia asal Riau Jadi Tersangka, 15 Korban Cacat Usai Perawatan
ilustrasi.Dapur Tutup, Duit Jalan Terus? Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari Dipertanyakan
Kajati Riau baru, I Dewa Gede Wirajana (kanan) gantikan Sutikno (foto/ist)Jaksa Agung Lantik Kajati Riau Baru, I Dewa Gede Wirajana Gantikan Sutikno
Secara musyawarah dan mufakat, Zulfadli sah pimpin PWI Rohil (foto/afrizal)Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Syafri Syarif (foto/int)DPRD Minta Pemko Pekanbaru Data dan Awasi Izin Daycare
  Sekretaris Dinas PUPR Riau, Ferry Yunanda (kanan) jadi saksi dalam persidangan Abdul Wahid (foto/ist)Sekdinas PUPR Riau Akui Tetap Kutip Uang Kepala UPT Meski Dilarang Gubernur
BMKG mencatat 21 titik panas di Sumatera, Riau sumbang empat hotspot (foto/int)BMKG Catat 21 Titik Panas di Sumatera, Riau Sumbang 4 Hotspot
 Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS Hendry Munief MBA.Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Aryaduta Hotel gelar Djakap Djiwa 2026, angkat kesehatan fisik dan mental ibu hamil (foto/ist)Harmony of Motherhood, Cara Aryaduta Edukasi Ibu Hamil Lewat Program Djakap Djiwa
Ilustrasi peringati May Day 2026, KSBSI Riau menyoroti banyak persoalan ketenagakerjaan (foto/ist)May Day 2026: KSBSI Riau Soroti Pelanggaran Upah hingga PHK Sepihak di Perusahaan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved