PEKANBARU - Cuaca di Provinsi Riau pada Jumat (17/4/2026) diperkirakan mengalami perubahan signifikan dari pagi hingga dini hari.
Hujan diprediksi meluas ke banyak wilayah, bahkan berpotensi disertai petir dan angin kencang pada periode tertentu.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati, menjelaskan kondisi atmosfer sejak pagi hingga malam menunjukkan peluang pertumbuhan awan hujan cukup tinggi.
“Pada pagi hari, udara kabur hingga berawan. Hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian Rokan Hilir, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, dan Bengkalis,” ujarnya.
Memasuki siang hari, cuaca cenderung cerah hingga cerah berawan di sebagian wilayah Riau. Namun, potensi hujan tetap muncul secara lokal.
BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Kampar.
Kondisi ini menunjukkan fase transisi menuju pembentukan awan hujan lebih luas pada sore hari.
Pada periode sore hingga malam, awan hujan diprediksi semakin berkembang dan menyebar.
“Sore hingga malam hari berawan. Hujan ringan sampai sedang diprakirakan terjadi hampir di sebagian besar wilayah Riau,” jelas Ranti.
Situasi ini menjadi fase paling aktif dalam siklus hujan harian.
Hujan diperkirakan masih berlanjut hingga Sabtu dini hari (18/4/2026). Wilayah yang berpotensi diguyur hujan meliputi Rokan Hilir, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Siak, Bengkalis, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.
Kondisi udara diperkirakan masih berkisar antara kabur hingga berawan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Riau.
“Waspada hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada sore, malam hingga dini hari,” tegasnya.
Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Pelalawan, Siak, Rokan Hilir dan Rokan Hulu.
Masyarakat diimbau meningkatkan kesiapsiagaan terutama saat aktivitas luar ruang pada sore hingga malam hari.