PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru kembali merilis perkembangan terbaru terkait titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera, Sabtu sore (18/4/2026).
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Bella R. Adeli, menyampaikan bahwa berdasarkan pembaruan data hingga pukul 16.00 WIB, terdeteksi sebanyak 53 titik panas yang tersebar di berbagai provinsi di Pulau Sumatera.
Sebaran hotspot tersebut menunjukkan bahwa Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi, yakni mencapai 20 titik. Disusul Provinsi Riau dengan total 12 titik panas.
Di wilayah Riau, titik panas terpantau tersebar di beberapa kabupaten. Kabupaten Siak menjadi daerah dengan jumlah terbanyak, yakni lima titik, diikuti Kabupaten Pelalawan sebanyak empat titik.
Sementara itu, dua titik panas terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hilir dan satu titik lainnya berada di Kabupaten Kampar.
Selain Riau dan Sumatera Selatan, beberapa provinsi lain juga terpantau memiliki titik panas, di antaranya Jambi sebanyak tujuh titik, Aceh dan Sumatera Barat masing-masing tiga titik, serta Kepulauan Riau juga tiga titik.
Kemudian, Lampung dan Bangka Belitung masing-masing terpantau dua titik panas, sementara Sumatera Utara mencatat satu titik.