PEKANBARU - Perkembangan titik panas di wilayah Sumatera kembali menjadi perhatian. Berdasarkan pemantauan terbaru dari BMKG Stasiun Pekanbaru, jumlah hotspot terdeteksi meningkat di sejumlah provinsi, termasuk Riau.
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Gita Dewi, menyampaikan pembaruan data pada Sabtu sore (25/4/2026) pukul 16.00 WIB. Dalam laporannya, total titik panas di wilayah Sumatera tercatat sebanyak 46 titik yang tersebar di beberapa provinsi.
“Total titik panas (hotspot) update pukul 16.00 WIB. Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera : 46, dengan rincian Aceh 2 titik, Jambi 13 titik, Bengkulu 1 titik, Sumatera Barat 1 titik, Sumatera Selatan 15 titik, Sumatera Utara 2 titik, Kepulauan Riau 4 titik, dan Riau 8 titik,” jelasnya.
Khusus di Riau, sebaran hotspot terpantau di beberapa daerah, yakni di Kota Dumai sebanyak 3 titik, Kabupaten Rokan Hilir 2 titik, Kabupaten Indragiri Hilir 1 titik, dan Kabupaten Indragiri Hulu 2 titik.
Kondisi ini menjadi sinyal kewaspadaan dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang kerap mengalami kekeringan. BMKG mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan pengawasan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran lebih luas.