BATAM - Keberangkatan ratusan jemaah haji asal Riau yang tergabung dalam Kloter BTH 05 menuju Madinah harus tertunda akibat kendala teknis pada pesawat, Senin (27/4/2026). Penundaan ini terjadi saat jemaah sudah bersiap berangkat sesuai jadwal awal.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menjelaskan bahwa Kloter BTH 05 terdiri dari 436 jemaah asal Kabupaten Kampar dan 2 jemaah dari Kabupaten Siak. Awalnya, mereka dijadwalkan terbang pada pukul 07.40 WIB menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5312.
“Namun, pesawat yang akan digunakan mengalami kendala teknis dan saat ini sedang dalam proses perbaikan,” ujar Defizon.
Sebagai langkah antisipasi, para jemaah untuk sementara dipindahkan ke sejumlah hotel yang telah disiapkan oleh pihak maskapai. Langkah ini dilakukan guna memastikan kenyamanan jemaah selama menunggu perbaikan pesawat.
“Alhamdulillah, jemaah saat ini sudah berada di hotel yang disediakan oleh pihak maskapai. Ada lima hotel yang difasilitasi, yakni Nagoya Mansion Hotel, Alltrue Hotel, Alltrue Lite Hotel, The Hills Hotel, dan Beverly Hotel. Apabila kendala teknis telah teratasi, jemaah akan segera diberangkatkan kembali menuju Madinah pada pukul 20.15 WIB,” tambahnya.
Di tengah situasi ini, Defizon juga mengimbau para jemaah untuk tetap tenang dan menjaga kondisi kesehatan agar tetap prima menjelang keberangkatan.
Sementara itu, proses penerimaan jemaah haji Kloter BTH 06 juga tengah berlangsung. Kloter ini berasal dari Kabupaten Kampar, Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir, dan Kabupaten Kepulauan Meranti, dengan total 445 jemaah dan petugas.
Sesuai jadwal, Kloter BTH 06 akan diberangkatkan menuju Madinah pada Selasa (28/4/2026) pukul 09.40 WIB menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5143. Rombongan ini diperkirakan tiba di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, pada pukul 15.05 Waktu Arab Saudi (WAS).