PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Riau berpotensi diguyur hujan sepanjang Jumat (1/5/2026).
Intensitas hujan bervariasi dari ringan hingga sedang, bahkan berpeluang meningkat menjadi lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Yasir menjelaskan, kondisi cuaca pada pagi hari didominasi udara kabur hingga cerah berawan.
Namun, hujan ringan hingga sedang diperkirakan turun di beberapa wilayah pesisir dan daratan.
“Pada pagi hari, hujan berpotensi terjadi di Kepulauan Meranti, Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Siak, Kampar, Kuantan Singingi, serta Dumai,” ujar Yasir.
Memasuki siang hingga sore hari, awan konvektif diprediksi semakin berkembang dan memicu hujan di wilayah yang lebih luas. Kota Pekanbaru termasuk daerah yang diprakirakan turut terdampak.
Menurut Yasir, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di Kampar, Kuantan Singingi, Bengkalis, Siak, Rokan Hulu, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, serta Pekanbaru.
“Kondisi cerah berawan hingga berawan diperkirakan tetap dominan, tetapi hujan masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah,” jelasnya.
Potensi hujan diprediksi masih berlanjut hingga malam hari. Wilayah pesisir dan jalur sungai di Riau menjadi area yang perlu meningkatkan kewaspadaan.
Daerah yang berpotensi hujan malam hari meliputi Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Rokan Hilir, serta Dumai.
Sementara pada Sabtu (2/5/2026) dini hari, kondisi cuaca diperkirakan kembali ke pola udara kabur hingga cerah berawan.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
“Waspada hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Dumai, dan Pekanbaru pada pagi, siang hingga malam hari,” tegas Yasir.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas transportasi akibat cuaca ekstrem.