www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kado Usia Emas ke-50: RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-bagi Layanan Kesehatan Gratis, Cek Syaratnya di Sini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Manggala Agni Berpacu dengan Angin Berputar dan Cuaca Ekstrem Padamkan Karhutla di Riau
Senin, 01 Juni 2026 - 13:48:01 WIB
Tim Manggala Agni saat pemadaman karhutla di Riau.(foto: mcr)
Tim Manggala Agni saat pemadaman karhutla di Riau.(foto: mcr)

PEKANBARU - Medan perang melawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kini bergeser menjadi pertarungan taktik melawan waktu dan cuaca.

Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera terpaksa mengubah strategi dengan memulai operasi pemadaman lebih awal untuk menjinakkan api sebelum angin kencang dan suhu ekstrem siang hari memperparah situasi.

Fokus utama pertempuran darat ini berada di wilayah Sokoi, Kabupaten Pelalawan.

Di lokasi ini, kombinasi antara vegetasi semak belukar yang melimpah dan karakteristik angin yang tidak menentu menjadi ujian terberat bagi para personel di lapangan.

Hingga Senin pagi (1/6/2026), dua tim Manggala Agni Daops Rengat dilaporkan sudah merangsek ke area gambut yang terus mengepulkan asap.

Langkah taktis ini diambil untuk mengunci pergerakan api sebelum matahari mencapai puncaknya.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengungkapkan, jendela waktu di pagi hari adalah momentum paling krusial bagi keselamatan personel dan efektivitas pemadaman.

"Di wilayah Sokoi, dua tim Daops Rengat sudah mulai beroperasi sebelum pukul 08.00 WIB. Kondisi pagi ini asap masih terlihat sehingga membutuhkan gerakan cepat sebelum siang agar lebih mudah dikendalikan," ucapnya, Senin (1/6/2026).

"Kami memanfaatkan waktu pagi untuk menekan perkembangan api sebelum cuaca menjadi lebih ekstrem," sambungnya.

Memadamkan api di atas lahan gambut Pelalawan memiliki tingkat kesulitan geopolitis dan alam yang tinggi.

Selain lapisan bawah tanah yang menyimpan bara, material di atas permukaan tanah didominasi bahan bakaran alami yang sangat kering.

Situasi kian rumit akibat faktor meteorologis lokal. Angin di kawasan Sokoi kerap berubah arah secara mendadak, bahkan menciptakan pusaran angin kecil yang mampu menerbangkan bara api ke area baru.

"Bahan bakaran di lokasi cukup melimpah dan mudah terbakar. Selain itu, saat siang hari angin sering bertiup kencang dan berubah arah atau berputar sehingga harus selalu diwaspadai," tuturnya.

"Kondisi ini membuat strategi pemadaman harus terus menyesuaikan perkembangan di lapangan," tambahnya.

Kabar baik datang dari wilayah Kandis, Kabupaten Siak. Berdasarkan pantauan visual dari udara, titik api di kawasan tersebut sudah berhasil diredam secara signifikan.

Saat ini, tim tengah melakukan tahap mopping up atau pendinginan total.

Proses ini bertujuan menyisir sisa-sisa bara tersembunyi di dalam tanah gambut agar tidak memicu kebakaran susulan.

"Untuk Kandis, progres pengendalian terlihat cukup baik dari hasil pemantauan udara. Namun tim tetap melakukan penyapuan dan pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran kembali," tegas Ferdian.

Sementara itu, eskalasi penanganan justru ditingkatkan di Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

Guna mempercepat pemadaman, Balai Dalkarhut resmi mempertebal pertahanan dengan menyuntikkan satu tim tambahan dari Daops Dumai.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
RSUD Arifin Achmad Riau.(foto: int)Kado Usia Emas ke-50: RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-bagi Layanan Kesehatan Gratis, Cek Syaratnya di Sini
ASN Pemprov Riau wajib masuk kerja besok pagi.(ilustrasi/int)Besok Pagi Wajib Ngantor! SF Hariyanto Tegaskan Tak Ada Toleransi Tambah Libur bagi ASN Pemprov Riau
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)51 Hotspot Kepung Sumatera Sore ini, Riau Sumbang 8 Titik
Veda Ega bertahan di Top 5 klasemen Moto3 2026.(foto: int)Moto3 Italia 2026 Usai: Veda Ega Bertahan di Top 5 Klasemen, Hakim Danish Jauh di Bawah Meski Podium
Aksi begal di Kerumutan, Pelalawan tewaskan korbannya.(foto: tribunpekanbaru.com)Dua Bersaudara Pekerja Sawit Dicegat Begal Sadis di Kerumutan, Kakak Tewas dan Motor Lenyap
  Kakanwil Kemenag Riau berikan SK redistribusi kepada 99 guru PPPK.(foto: mcr)Sentilan Menohok Kemenag Riau untuk 99 Guru PPPK: SK Jangan Dipesantrenkan, Bijak Bermedsos
Gedung DPRD Riau.(foto: int)Dua Kabag Baru Setwan DPRD Riau Mulai 'Tancap Gas', Satu Masih di Tanah Suci
Hampir seluruh kabupaten/kota di Riau sudah menetapkan status siaga darurat Karhutla.(ilustrasi/int)Tersisa Kuansing, 11 Wilayah Riau Tetapkan Siaga Darurat Karhutla
Jemaah haji Kota Pekanbaru pulang bertahap mulai Jumat pekan ini.(ilustrasi/int)Ini Jadwal Lengkap Kepulangan 437 Jemaah Haji Pekanbaru Kloter 3 di Purna MTQ
Tim Manggala Agni saat pemadaman karhutla di Riau.(foto: mcr)Manggala Agni Berpacu dengan Angin Berputar dan Cuaca Ekstrem Padamkan Karhutla di Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved