www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Telkomsel Perkuat Kompetensi Digital Guru, Program Terpujilah GURU Hadir di Batam
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


BMKG Catat 19 Titik Panas di Riau, Siak dan Kampar Jadi Daerah Terbanyak
Senin, 15 Juni 2026 - 09:37:34 WIB
Ilustrasi BMKG Riau menemukan 19 hotspot atau titik panas tersebar di enam wilayah (foto/int)
Ilustrasi BMKG Riau menemukan 19 hotspot atau titik panas tersebar di enam wilayah (foto/int)

PEKANBARU – BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi sebanyak 19 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau pada Senin (15/6/2026). Temuan tersebut menjadi sinyal perlunya peningkatan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di daerah yang memiliki jumlah hotspot cukup tinggi.

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), total titik panas yang terdeteksi di Pulau Sumatera mencapai 72 titik yang tersebar di sembilan provinsi.

Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Yasir, mengatakan bahwa Riau menjadi salah satu provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak di Sumatera.

"Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatera terpantau sebanyak 72 titik," kata Yasir, Senin (15/6/2026).

Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau menyumbang 19 titik panas. Sebaran hotspot ditemukan di enam kabupaten dan kota.

"Di Provinsi Riau terpantau sebanyak 19 titik panas yang tersebar di Kabupaten Bengkalis 1 titik, Kabupaten Kuantan Singingi 1 titik, Kabupaten Pelalawan 3 titik, Kabupaten Kampar 5 titik, Kabupaten Siak 7 titik, dan Kota Dumai 2 titik," ujar Yasir.

Kabupaten Siak menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni tujuh titik. Disusul Kabupaten Kampar dengan lima titik dan Kabupaten Pelalawan tiga titik. Sementara Kota Dumai terdeteksi dua titik panas, sedangkan Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kuantan Singingi masing-masing satu titik.

Selain Riau, sejumlah provinsi lain di Sumatera juga terpantau memiliki titik panas. Jambi, Sumatera Selatan, dan Bangka Belitung masing-masing mencatat 13 titik panas. Sumatera Barat terpantau tujuh titik, Aceh empat titik, sedangkan Bengkulu, Lampung, dan Sumatera Utara masing-masing satu titik.

Meski keberadaan hotspot belum tentu menunjukkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, data tersebut menjadi indikator awal yang terus dipantau oleh BMKG bersama instansi terkait untuk mengantisipasi potensi karhutla.

"Pemantauan hotspot dilakukan secara berkala sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau maupun Sumatera," tutup Yasir.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Program terpujilah GURU.Telkomsel Perkuat Kompetensi Digital Guru, Program Terpujilah GURU Hadir di Batam
Kapolres Pelalawan lakukan pemadaman karhutla di KM 73 Pangkalan Kerinci.(foto: andi/halloriau.com)Karhutla Riau Meledak, Luas Lahan Terbakar Tembus 15 Ribu Hektare
Kena imbas pembangunan Waduk Tenayan Raya, warga mendatangi Komisi I minta bantuan (foto/Mimi)Kena Imbas Pembangunan Waduk Tenayan Raya, Warga Datangi Komisi I Minta Bantuan
Sekretaris Daerah Kabupaten Inhu, Zulfahmi Adrian menjadi inspektur upacara peringatan Hari Krida Pertanian (foto/ist)Upacara Hari Kesadaran Nasional, Pemkab Inhu Fokus pada Pertanian dan Pencegahan Stunting
Penyerahan bantuan 80 buku bacaan kepada SD Negeri 005 Lubuk Gaung sebagai bagian dari upaya mendukung literasi dan pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan.PT ESM Donasikan 80 Buku Bacaan untuk Dukung Literasi Anak di Lubuk Gaung
  Demo BEM Universitas Riau memanas, massa desak masuk gedung DPRD Riau.Gerimis Tak Surutkan Aksi, Mahasiswa dan Polisi Bertahan di DPRD Riau
Polisi Amankan Perempuan di Pelalawan, Tiga Anak Diduga Dipaksa Mengamen hingga Malam HariDiduga Eksploitasi 3 Anak Jadi Pengamen dan Manusia Silver, Polisi Amankan IRT di Pelalawan
Ilustrasi harga sawit Riau tembus Rp3.696 per kilogram (foto/int)Petani Sawit Tersenyum, Harga TBS Swadaya Riau Menguat Jadi Rp3.696 per Kg
Salah satu mahasiswa menyampaikan orasinya dalam unjuk rasa di  Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (foto/Kompas)Massa Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Jakarta Hari Ini, 4.576 Polisi Dikerahkan
Gerbang UIR.UIR Duduki Peringkat Pertama Kampus Swasta Terbaik di Riau versi EduRank 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved