www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kanwil DJP Riau Gandeng IKTS dan Pemangku Kepentingan Demi Kemandirian Fiskal Daerah
Senin, 27 Juli 2026 - 10:48:00 WIB
Ost.
Ost.

PEKANBARU – Ikatan Keluarga Tionghoa Selatpanjang (IKTS) menyatakan komitmen penuh untuk mendukung perluasan basis pajak demi menjaga ketahanan fiskal di Provinsi Riau. Komitmen ini disampaikan langsung dalam Forum Silaturahmi dan Konsultasi Publik yang digelar oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau di Aula Hang Tuah Lantai 4 Kanwil DJP Riau, Senin (13/7/2026).Acara dialog perpajakan dalam rangka menyambut Hari Pajak Tahun 2026 ini mengusung tema "Perluasan Basis Pajak sebagai Strategi Ketahanan Fiskal di Tengah Dinamika Global" , yang mana di hadiri lebih dari 100 peserta. 

Dalam kegiatan strategis tersebut, IKTS diwakili oleh Ketua Harian Nata Hedy Nyo dan Bendahara I Duni Kartono."Sebagai Ketua Harian IKTS, saya sangat mengapresiasi undangan dari Kanwil DJP Riau. Acara ini menegaskan pentingnya perluasan basis pajak sebagai strategi ketahanan fiskal di tengah dinamika global. Melalui forum ini, IKTS siap berkomitmen untuk terus bersinergi, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan kesadaran perpajakan demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang tangguh, khususnya di wilayah Provinsi Riau," ujar Nata Hedy Nyo.

Strategi Ketahanan Fiskal RiauKepala Kanwil DJP Riau, YFR Hermiyana, menjelaskan bahwa forum ini menjadi wadah menyerap aspirasi sekaligus mengevaluasi kebijakan agar perpajakan tampil lebih responsif, adil, dan berkelanjutan. Otoritas pajak berkomitmen memperluas basis pajak secara humanis dengan merangkul pelaku ekonomi informal dan ekosistem digital tanpa membebani Wajib Pajak yang sudah patuh.Pemerintah juga memastikan perlindungan bagi pelaku usaha kecil. UMKM dengan omset di bawah Rp500 juta setahun tetap dibebaskan dari pajak. Sementara itu, UMKM beromset hingga Rp4,8 miliar hanya dikenakan tarif PPh final sebesar 0,5%.Forum interaktif yang dipandu oleh moderator Saifuddin ini dihadiri oleh 56 peserta dari ekosistem Kemenkeu Satu Riau, Pemerintah Daerah, praktisi akuntan publik, media massa, serta akademisi. 

Tiga narasumber ahli turut membedah tantangan ekonomi Riau dari berbagai sudut pandang:
Dr. Dahlan Tampubolon, S.E., M.Si. (Akademisi Universitas Riau): Menyoroti struktur ekonomi Riau yang 74% didominasi sektor komoditas sawit dan tambang. Ia merekomendasikan Pemda meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara mandiri lewat ceruk potensial baru seperti properti komersial, digital advertising, perhotelan, perdagangan digital, dan alat perekam transaksi real-time.

Masuri, S.H. (Ketua Umum KADIN Riau): Mengusung inisiatif "Lima Modal Pembangunan" yang berfokus pada kemudahan administrasi pengusaha baru, akses pembiayaan UMKM, serta pelatihan pembukuan keuangan gratis demi persaingan usaha yang sehat.

Adnan Wimbyarto (Kepala Kanwil DJPb Riau): Memaparkan peran institusi sebagai Treasurer, Regional Chief Economist, dan Financial Advisor (TREFA). Ia mengingatkan fiskal Riau masih 76% bergantung pada Dana Transfer ke Daerah (TKD) nasional, sehingga diperlukan penguatan bridging data ekonomi lintas instansi untuk membangun daya pajak lokal (local taxing power) yang kokoh.

Melalui sinergi erat ini, Kanwil DJP Riau bersama seluruh stakeholder termasuk IKTS optimis bahwa transisi reformasi perpajakan di Bumi Lancang Kuning dapat berjalan inklusif, harmonis, serta mampu memberikan kepastian hukum yang mendukung iklim investasi daerah.(Rls)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
 Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid (foto/int)DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru usai bantu penanganan Karhutla di Dayun (foto/int)Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru Usai Sepekan Padamkan Karhutla Siak
PWI Riau umumkan pemenang LKJ Raja Ali Kelana 2026, Fithriady Syam terbaik (foto/ist)PWI Riau Umumkan Karya Terbaik LKJ Raja Ali Kelana 2026
Kelapa sawit mitra plasma sepekan dihargai Rp3.976 per Kg (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Lagi, Tertinggi Rp3.976 per Kg
Ilustrasi BMKG prediksi asap mengintai Riau seharian (foto/int)Asap Mengintai Riau Seharian, Warga Diminta Tetap Waspada
  Kondisi kabut asap di Pekanbaru makin tebal (foto/Mimi)Kondisi Kabut Asap di Pekanbaru Makin Tebal dan Ganggu Jarak Pandang
Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal (foto/int)Karhutla Masih Jadi Perhatian, Riau Siagakan Helikopter dan Operasi Modifikasi Cuaca
Siswa di Pekanbaru kembali belajar secara daring akibat udara tidak sehat (foto/riki)PM2.5 Pekanbaru Tembus 143,4 µg/m³, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Ketua APHI Komda Riau, Muller Tampubolon.APHI Riau: Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Padamkan Karhutla Paling Efektif
Ilustrasi Karhutla masih menghantui wilayah Riau (foto/int)4.127 Titik Panas Kepung Sumatra, Riau Catat 96 Hotspot
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved