www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Riau Punya 3,88 Juta Ha Sawit, Plt Gubri Ungkap Produksi CPO Riau 9,4 Juta Ton/Tahun
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tinjau Karhutla Kerumutan: Menhut Minta Tetap Waspada, Api Bisa Muncul Kapan Saja
Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:50:41 WIB
Menhut Raja Juli didampingi Plt Gubernur Riau SF Hariyanto meninjau langsung lokasi Karhutla (foto/ist)
Menhut Raja Juli didampingi Plt Gubernur Riau SF Hariyanto meninjau langsung lokasi Karhutla (foto/ist)

PELALAWAN - Asap tipis masih mengepul dari kawasan lahan gambut yang terbakar di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau. Meski kobaran api telah berhasil dikendalikan, tim gabungan masih berjibaku melakukan pendinginan untuk memastikan bara api di bawah permukaan gambut benar-benar padam.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Menhut RI, Raja Juli Antoni saat meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Jumat (28/8/2026).

Menteri Kehutanan datang didampingi Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, dan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Rombongan melihat langsung proses pendinginan yang masih dilakukan tim gabungan di kawasan tersebut.

Menurut Raja Juli, Riau menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus pemerintah dalam penanganan karhutla. Karakteristik lahan gambut membuat kebakaran tidak cukup ditangani dengan memadamkan api yang terlihat di permukaan.

"Riau menjadi salah satu provinsi prioritas karena kita lihat bersama tanah yang ada di sini merupakan tanah gambut. Pemadaman di tanah gambut ini tidak mudah, sehingga diperlukan proses pendinginan seperti sekarang ini," kata Menhut Raja Juli, Jumat (28/08/2026).

Ia menjelaskan, asap yang masih terlihat menjadi tanda bahwa proses pendinginan belum boleh dihentikan. Bara api dapat bertahan di bawah permukaan gambut dan sewaktu-waktu kembali memicu kebakaran.

"Kalau dilihat ini sudah tinggal asap saja, tetapi jika tidak dilakukan pendinginan bisa muncul kapan saja. Makanya, saya minta supaya semuanya tetap waspada," jelasnya.

Raja Juli mengapresiasi kerja seluruh unsur yang terlibat dalam pengendalian karhutla di Kerumutan. Menurutnya, penanganan kebakaran di lahan gambut membutuhkan tenaga dan kerja ekstra karena api dapat menjalar di bawah permukaan.

"Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Mulai dari Pak Pangdam, Pak Kapolda, BPBD, Manggala Agni hingga seluruh pihak yang telah bersama-sama melakukan pemadaman api," ungkapnya.

Namun, upaya pemadaman dinilai tidak akan cukup jika tidak dibarengi dengan pencegahan. Raja Juli meminta masyarakat dan korporasi yang beraktivitas di kawasan rawan karhutla tidak melakukan pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran baru.

"Jadi sekali lagi, ini pekerjaan pemadaman yang berat sekali. Sehingga saya ingatkan kepada masyarakat ataupun korporasi yang masih bermain api mohon diberhentikan," tegasnya.

Selain memastikan api benar-benar padam, pemerintah juga menaruh perhatian pada aspek penegakan hukum. Raja Juli menegaskan pihak yang terbukti menyebabkan atau melakukan pembakaran harus diproses secara tegas.

"Tadi disampaikan Pak Kapolda sudah ada satu tersangka untuk daerah sini. Ya tetap seperti yang tadi sudah saya sampaikan ya, perintah Pak Presiden penegakan hukum harus jelas dan dilakukan tanpa pandang bulu," terangnya.

Di sisi lain, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menilai keberhasilan penanganan karhutla di Riau merupakan hasil kerja bersama. Tidak hanya TNI, Polri, dan pemerintah, masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah dan menangani kebakaran.

"Keberhasilan ini bukanlah milik perorangan atau bukan hanya keberhasilan TNI, Polri, dan pemerintah saja. Melainkan keberhasilan kita bersama seluruh elemen masyarakat Riau. Gotong royong merupakan hal paling mendasar dalam penanganan Karhutla di Riau," tuturnya dikutip dari MCRiau.

Proses pendinginan pun terus dilakukan untuk memastikan bara di dalam gambut benar-benar mati. Pemerintah dan tim gabungan tetap diminta waspada karena kondisi lahan gambut memungkinkan api kembali muncul meski kobaran di permukaan telah hilang.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Riau Punya 3,88 Juta Hektare Sawit, SF Hariyanto Ungkap Tantangan Besar di Balik Potensi PerkebunanRiau Punya 3,88 Juta Ha Sawit, Plt Gubri Ungkap Produksi CPO Riau 9,4 Juta Ton/Tahun
Ketua Umum PD Hima Persis Pelalawan, Agung Prayoga (foto/Andy)Antrean SPBU Mengular, PD Hima Persis Pelalawan Desak Pemda dan Polres Perkuat Pengawasan SPBU
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Faisal Islami (foto/int)Pertamina Diminta Turun Tangan Atasi Persoalan Antrean Solar
BRK Syariah memperkuat kesiapsiagaan Anambas, serahkan pompa dan tangki air untuk masyarakat (foto/ist)BRK Syariah Perkuat Kesiapsiagaan Anambas, Serahkan Pompa dan Tangki Air untuk Masyarakat
Plt Gubri SF Hariyanto minta arahan Komisi II DPR RI terkait persoalan lahan (foto/int)Persoalan 1.075 Aset Sepanjang Tol Belum Tuntas, Plt Gubri Minta Arahan Komisi II DPR RI
  Ilustrasi warga Siak terjangkit ISPA akibat Karhutla (foto/int)1.967 Warga Siak Terserang ISPA dalam 19 Hari, Dinkes Siapkan 119.500 Masker
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto (foto/int)Pesan SF Hariyanto untuk Mahasiswa Baru UMRI: Bangun Kompetensi dan Ciptakan Inovasi
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi (foto/int)70 Panel PJU di Pekanbaru Dicuri, Sejumlah Lampu Jalan Kini Padam
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho (foto/int)Tak Ada Karhutla di Pekanbaru, Wako: Asap Berasal dari Luar Riau
Ilustrasi BMKG prediksi udara Riau kabur sepanjang hari (foto/int)BMKG Prediksi Udara Riau Kabur Sepanjang Hari, Asap Berpotensi Ganggu Jarak Pandang
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved