PEKANBARU - Dampak erupsi Anak Gunung Krakatau terhadap penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru semakin meluas. Hingga Minggu (6/9/2026) pagi, sedikitnya sembilan penerbangan dari dan menuju Pekanbaru tercatat dibatalkan.
Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya lima penerbangan yang terdampak. Berdasarkan data monitoring hingga pukul 07.36 WIB, pembatalan terjadi pada sejumlah penerbangan rute Pekanbaru-Jakarta maupun Jakarta-Pekanbaru.
Kondisi ini berkaitan dengan penyebaran abu vulkanik atau volcano ash di ruang udara serta penyesuaian operasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.
General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Achmad, mengatakan keputusan pembatalan penerbangan dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan.
"Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat," kata Achmad dalam keterangan resminya, Minggu (6/9/2026).
Adapun sembilan penerbangan yang dibatalkan berdasarkan monitoring hingga pukul 07.36 WIB yakni:
1. Pelita Air 329 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
2. Citilink 937 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
3. Lion Air 292 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU)
4. Lion Air 393 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
5. Super Air Jet 919 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
6. Batik Air 6852 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU)
7. Batik Air 6857 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
8. Garuda Indonesia 172 rute Jakarta (CGK)-Pekanbaru (PKU)
9. Garuda Indonesia 175 rute Pekanbaru (PKU)-Jakarta (CGK)
Pihak Bandara SSK II Pekanbaru memastikan penanganan penumpang yang terdampak terus dilakukan. Tim operasional telah berkoordinasi dengan maskapai serta instansi terkait untuk menangani penumpang yang mengalami pembatalan maupun penundaan penerbangan.
Sementara itu, informasi mengenai jadwal penerbangan akan terus diperbarui mengikuti perkembangan kondisi ruang udara dan dampak erupsi Anak Gunung Krakatau.
Bagi masyarakat yang hendak bepergian melalui Bandara SSK II Pekanbaru, pihak bandara mengimbau agar tidak hanya mengacu pada jadwal awal penerbangan. Penumpang diminta memantau status penerbangan secara berkala dan berkoordinasi langsung dengan maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara.
Manajemen InJourney Airports Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru juga menyatakan akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk memberikan pelayanan kepada pengguna jasa bandara di tengah kondisi tersebut.
"Manajemen juga berharap kondisi akibat erupsi Anak Gunung Krakatau dapat segera teratasi sehingga aktivitas penerbangan dapat kembali berjalan normal," imbuhnya dikutip dari MCRiau.