www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Hotspot Riau Kembali Naik Sore ini, Indragiri Hulu Sumbang 15 Titik
Minggu, 13 September 2026 - 17:37:15 WIB
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/AI/halloriau.com)
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Peningkatan titik panas atau hotspot kembali terjadi di wilayah Sumatera. Data pemantauan BMKG Pekanbaru pada Minggu (13/9/2026) sore mencatat 1.022 titik panas, dengan konsentrasi terbesar berada di Sumatera Selatan.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Putri Santy, mengatakan Sumatera Selatan menjadi penyumbang hotspot terbesar dengan 749 titik. Angka tersebut jauh melampaui provinsi lain yang terpantau pada periode yang sama.

"Total titik panas wilayah Sumatera kembali meningkat menjadi 1.022 titik," ujar Putri Santy.

Selain Sumatera Selatan, hotspot terpantau di Lampung sebanyak 75 titik, Bangka Belitung 73 titik, Jambi 58 titik, Bengkulu 13 titik, Kepulauan Riau 15 titik, Sumatera Barat 3 titik, serta Sumatera Utara 1 titik.

Kondisi serupa juga terlihat di Riau. Jumlah hotspot di provinsi ini tercatat 35 titik, tersebar di sembilan kabupaten.

Yang paling menonjol adalah Indragiri Hulu dengan 15 titik hotspot. Jumlah ini menjadi yang tertinggi di Riau pada pemantauan Minggu sore.

Sebarannya meliputi Indragiri Hulu 15 titik, Kuantan Singingi 4 titik, Siak 4 titik, Bengkalis 3 titik, Pelalawan 2 titik, Rokan Hilir 2 titik, Indragiri Hilir 2 titik, Kampar 1 titik dan Rokan Hulu 1 titik.

Data tersebut menunjukkan bahwa peningkatan hotspot Riau belum terkonsentrasi pada satu kawasan saja. Titik panas tersebar mulai dari wilayah pesisir hingga kawasan pedalaman.

Secara regional, dominasi Sumatera Selatan menjadi perhatian karena provinsi tersebut menyumbang sekitar tiga perempat dari total hotspot Sumatera yang terpantau BMKG pada Minggu sore.

Dari total 1.022 titik, sebanyak 749 berada di Sumatera Selatan. Besarnya konsentrasi tersebut membuat dinamika kebakaran hutan dan lahan di provinsi tetangga menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan dalam perkembangan kondisi atmosfer Sumatera.

Sementara di Riau, keberadaan 35 hotspot menunjukkan potensi kebakaran lahan masih perlu diwaspadai, terutama karena sebagian titik berada di wilayah yang selama ini memiliki kerentanan terhadap karhutla.

Namun, hotspot merupakan indikator awal adanya titik dengan anomali suhu dan tidak secara otomatis berarti seluruh titik tersebut merupakan kebakaran hutan dan lahan. Verifikasi lapangan tetap diperlukan untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Masyarakat juga perlu mencermati perkembangan cuaca dan kualitas udara, khususnya apabila peningkatan hotspot diikuti munculnya asap yang terbawa angin ke wilayah permukiman.

Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
 Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid (foto/int)DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru usai bantu penanganan Karhutla di Dayun (foto/int)Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru Usai Sepekan Padamkan Karhutla Siak
PWI Riau umumkan pemenang LKJ Raja Ali Kelana 2026, Fithriady Syam terbaik (foto/ist)PWI Riau Umumkan Karya Terbaik LKJ Raja Ali Kelana 2026
Kelapa sawit mitra plasma sepekan dihargai Rp3.976 per Kg (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Lagi, Tertinggi Rp3.976 per Kg
Ilustrasi BMKG prediksi asap mengintai Riau seharian (foto/int)Asap Mengintai Riau Seharian, Warga Diminta Tetap Waspada
  Kondisi kabut asap di Pekanbaru makin tebal (foto/Mimi)Kondisi Kabut Asap di Pekanbaru Makin Tebal dan Ganggu Jarak Pandang
Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal (foto/int)Karhutla Masih Jadi Perhatian, Riau Siagakan Helikopter dan Operasi Modifikasi Cuaca
Siswa di Pekanbaru kembali belajar secara daring akibat udara tidak sehat (foto/riki)PM2.5 Pekanbaru Tembus 143,4 µg/m³, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Ketua APHI Komda Riau, Muller Tampubolon.APHI Riau: Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Padamkan Karhutla Paling Efektif
Ilustrasi Karhutla masih menghantui wilayah Riau (foto/int)4.127 Titik Panas Kepung Sumatra, Riau Catat 96 Hotspot
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved