www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Target Adipura 2026, DLHK Pekanbaru Siapkan Tiga Langkah Benahi Persoalan Sampah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dua Pekan Diselimuti Asap, 11.370 Kasus ISPA Serang Warga Riau
Kamis, 17 September 2026 - 19:10:38 WIB
Belasan ribu warga Riau terserang ISPA akibat kabut asap karhutla.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Belasan ribu warga Riau terserang ISPA akibat kabut asap karhutla.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Riau mulai menekan sektor kesehatan seiring memburuknya dampak kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Diskes (Diskes) Provinsi Riau mencatat sebanyak 11.370 kasus ISPA terjadi sepanjang 1-14 September 2026.

Angka tersebut menunjukkan tingginya beban penyakit pernapasan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak asap Karhutla.

Kadiskes Riau, Zulkifli mengatakan, peningkatan kasus ISPA tersebut diduga berkaitan dengan paparan kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah Riau.

“Total penderita ISPA di Riau selama periode 1-14 September tercatat sebanyak 11.370 kasus,” kata Zulkifli, Kamis (17/9/2026).

Menghadapi lonjakan tersebut, Diskes Riau menyatakan fasilitas pelayanan kesehatan di daerah terdampak masih mampu menangani pasien.

Namun, langkah antisipasi terus diperkuat untuk mencegah fasilitas kesehatan kewalahan apabila jumlah pasien kembali meningkat.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperluas pembagian masker gratis dan edukasi kepada masyarakat mengenai risiko kesehatan akibat paparan polusi udara.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyiapkan dukungan khusus bagi kelompok rentan.

Makanan tambahan diberikan kepada ibu hamil dan balita yang terdampak, sementara oksigen konsentrator disiagakan di sejumlah Puskesmas.

“Pemerintah daerah juga menyalurkan makanan tambahan bagi ibu hamil serta balita terdampak, sembari menyiagakan oksigen konsentrator di Puskesmas," ucapnya.

"Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team) di setiap Puskesmas telah diaktifkan penuh untuk mengantisipasi gejolak lonjakan pasien secara mendadak,” sambungnya.

Diskes Riau juga mengambil langkah khusus di tingkat provinsi dengan mendirikan tenda posko darurat.

Posko tersebut dilengkapi rumah oksigen dan tempat tidur medis untuk mendukung penanganan pasien dengan kondisi kritis.

Penanganan dampak kesehatan akibat kabut asap ini juga melibatkan akademisi perguruan tinggi dan organisasi profesi kesehatan.

Mereka ikut membantu distribusi masker, termasuk kepada masyarakat yang beraktivitas di jalan raya.

Di sisi lain, Diskes meminta masyarakat tidak menunggu kondisi memburuk untuk memeriksakan diri.

Deteksi dini dinilai penting, terutama bagi warga yang mulai mengalami gejala gangguan pernapasan.

“Kita juga mendorong peningkatan peran serta masyarakat dalam menanggulangi dampak kesehatan yang diakibatkan polusi udara melalui penerapan protokol kesehatan, khususnya terhadap populasi rentan seperti anak, ibu hamil, orang dengan komorbid atau penyakit penyerta, dan lanjut usia,” katanya.

Diskes Riau juga mengingatkan pentingnya perlindungan diri selama kualitas udara terdampak asap.

Masyarakat diminta memastikan penggunaan masker yang memiliki kemampuan menyaring polusi udara ketika berada di luar ruangan.

Selain ISPA, tenaga kesehatan juga diminta meningkatkan pemantauan terhadap sejumlah penyakit yang berpotensi berkaitan dengan paparan asap dan polusi udara.

“Tenaga kesehatan kita di Faskes kita minta untuk segera melaporkan dan memantau kasus kejadian penyakit yang diakibatkan oleh asap seperti ISPA, iritasi mata, pneumonia, iritasi kulit dan asma ke Diskes Kabupaten Kota,” tutupnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra (foto/int)Target Adipura 2026, DLHK Pekanbaru Siapkan Tiga Langkah Benahi Persoalan Sampah
Ilustrasi pegawai SKK Migas. (Dok SKK Migas/Istimewa)Perbedaan BUK Migas dan SKK Migas dalam RUU Migas
Pondasi Pilar Jembatan Ujung Batu Menggantung, Pemprov Riau Gelontorkan Rp2,9 MiliarJembatan Ujung Batu di Rohul Kembali Diperbaiki, Pondasi Pilar Menggantung
Ilustrasi Pekanbaru hingga Rohil masuk wilayah yang berpotensi hujan lebat (foto/int)BMKG Ingatkan Hujan Lebat, Petir dan Angin Kencang Mengintai 10 Wilayah Riau
Alquran berornamen Tionghoa diserahkan ke LAMR, jadi simbol persaudaraan di Riau (foto/int)Alquran Berornamen Tionghoa Jadi Pengikat Silaturahmi PSMTI dan LAMR
  Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru, Junaedy (foto/int)Warga Resah Desil Berubah dan Terancam Tak Dapat Bansos, Ini Kata Dinsos Pekanbaru
Anggota Pansus RUU Daerah Kepulauan DPR RI, Hendry Munief MBA (foto/ist)Abrasi Mengancam Bengkalis hingga Meranti, Hendry Munief Dorong Masuk RUU Daerah Kepulauan
Siswa-siswi SMKN 4 Dumai memanfaatkan rumah kaca hidroponik sebagai ruang belajar langsung, merasakan sendiri proses menanam, merawat, hingga memanen.Inisiatif Pembelajaran Hidroponik dan Dukungan Gizi Dorong Tumbuh Kembang Generasi Muda di Dumai
Menghadapi musim kemarau, Lapas Bagansiapiapi menggelar salat Istisqa dan doa bersama (foto/afrizal)Menghadapi Musim Kemarau, Lapas Bagansiapiapi Gelar Salat Istisqa dan Doa Bersama
Ilustrasi hotspot di Inhu tertinggi di Riau (foto/int)3.227 Hotspot Terdeteksi di Sumatra, Riau Catat 71 Titik Panas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved