PEKANBARU - Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Riau pada Minggu (20/9/2026). Kondisi ini terjadi di tengah masih tingginya sebaran titik panas atau hotspot di wilayah Sumatera.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat sebanyak 1.546 hotspot terdeteksi di sejumlah provinsi di Sumatera hingga Minggu sore.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Anggun R, mengatakan hotspot masih didominasi wilayah Sumatera Selatan yang mencapai 1.097 titik.
"Total titik panas (hotspot) wilayah Sumatra sebanyak 1546 titik," kata Anggun R, Minggu sore (20/9/2026).
Selain Sumatera Selatan, titik panas juga terpantau di sejumlah provinsi lainnya. Jambi mencatat 163 hotspot, Bangka Belitung 174 hotspot dan Lampung 84 hotspot.
Kemudian Bengkulu dan Sumatera Utara masing-masing terpantau tiga hotspot. Kepulauan Riau terdapat 10 hotspot.
Sementara di Riau, BMKG mendeteksi 12 hotspot yang tersebar di enam kabupaten dan kota.
Rinciannya, satu hotspot terpantau di Kota Dumai dan satu di Kabupaten Bengkalis. Selanjutnya Pelalawan tiga hotspot, Rokan Hulu satu hotspot, Indragiri Hulu tiga hotspot dan Indragiri Hilir tiga hotspot.
Di tengah sebaran hotspot tersebut, kondisi udara di sejumlah wilayah Riau juga terpantau dalam kondisi asap. Bahkan, jarak pandang di Pekanbaru mengalami penurunan.
Berdasarkan pembaruan jarak pandang atau visibility update BMKG pada pukul 16.00 WIB, jarak pandang di Pekanbaru tercatat 3,5 kilometer dengan kondisi asap.
Sementara itu, jarak pandang di Rengat mencapai 4 kilometer. Sedangkan Pelalawan dan Tambang masing-masing tercatat 5 kilometer, dengan kondisi udara juga terpantau asap.
"Sementara itu visibility atau jarak pandang Pekanbaru 3,5 KM (Asap), Rengat 4 Km (Asap), Pelalawan 5 Km (Asap), dan Tambang 5 Km (Asap)," demikian keterangan BMKG Pekanbaru.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat di sejumlah wilayah Riau perlu mewaspadai dampak asap, terutama terhadap aktivitas di luar ruangan dan perjalanan yang membutuhkan jarak pandang cukup.
Sebaran hotspot sendiri masih terkonsentrasi di sejumlah wilayah Sumatera bagian selatan, dengan Sumatera Selatan menjadi provinsi yang mencatat jumlah titik panas paling banyak.
Sementara di Riau, hotspot terpantau tersebar di enam wilayah, yakni Dumai, Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hulu, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.