www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


204 Hewan di Riau Divaksin Rabies Gratis, 170 di Antaranya Kucing
Selasa, 29 September 2026 - 22:06:51 WIB
Ratusan hewan peliharaan di Riau dapat vaksin rabies gratis.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Ratusan hewan peliharaan di Riau dapat vaksin rabies gratis.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Sebanyak 204 hewan penular rabies (HPR) di Riau mendapat vaksinasi rabies gratis selama rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan serta World Rabies Day (WRD) 2026.

Dari jumlah tersebut, kucing menjadi hewan yang paling banyak divaksinasi.

Pelayanan vaksinasi digelar selama lima hari, yakni pada 21, 22, 23, 24 dan 28 September 2026 di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru.

Data DPKH Riau menunjukkan, dari 204 HPR yang mendapat vaksinasi, sebanyak 170 ekor merupakan kucing, disusul 32 anjing, satu musang dan satu primata atau monyet.

Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pencegahan rabies tidak hanya berkaitan dengan anjing yang selama ini identik sebagai hewan penular, tetapi juga menyangkut hewan peliharaan lain yang berpotensi membawa virus rabies.

Kabid Kesehatan Hewan DPKH Provinsi Riau, drh Faralinda Sari mengatakan, vaksinasi merupakan salah satu instrumen penting untuk menekan risiko penularan rabies dari hewan kepada manusia.

“Rabies bukan masalah yang bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi dari masyarakat, profesional veteriner, tenaga kesehatan, pemerintah, hingga mitra global. Karena setiap pihak punya peran, dan setiap aksi berarti,” kata Faralinda, Selasa (29/9/2026).

Pelayanan vaksinasi tetap berlangsung hingga hari terakhir. Pada 28 September 2026, petugas DPKH Riau memberikan vaksin kepada 51 HPR, terdiri dari 36 kucing, 14 anjing dan satu monyet.

Untuk kucing, sebanyak 17 ekor mendapat vaksinasi dosis pertama, sedangkan 19 lainnya memperoleh vaksin booster.

Adapun dari 14 anjing yang divaksinasi, enam ekor menerima dosis pertama dan delapan ekor mendapat booster.

Sementara satu ekor monyet yang dibawa pemiliknya mendapatkan vaksinasi booster.

Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa vaksinasi tidak berhenti pada pemberian dosis pertama.

Hewan yang telah divaksin juga memerlukan vaksinasi lanjutan sesuai ketentuan untuk mempertahankan perlindungan terhadap rabies.

DPKH Riau tidak hanya memberikan vaksinasi dalam kegiatan tersebut. Petugas juga memberikan edukasi mengenai pemeliharaan hewan, kesehatan hewan serta tanggung jawab pemilik dalam mencegah potensi penularan penyakit.

Faralinda menegaskan rabies memiliki konsekuensi serius karena penyakit tersebut dapat menular dari hewan ke manusia.

“Rabies merupakan penyakit mematikan yang bisa menular ke manusia. Karena itu vaksinasi ini penting untuk melindungi hewan sekaligus melindungi kita semua,” ujarnya.

Anjing, kucing, primata seperti kera atau monyet, serta musang termasuk hewan yang dapat menjadi penular rabies.

Karena itu, pemilik hewan perlu memperhatikan kondisi kesehatan dan perubahan perilaku hewan peliharaan.

Apabila ditemukan perilaku yang tidak biasa atau gejala mencurigakan, hewan sebaiknya segera diperiksa oleh tenaga kesehatan hewan.

DPKH Riau menetapkan sejumlah persyaratan dalam pelayanan vaksinasi gratis. Hewan yang akan divaksin harus dalam kondisi sehat, berusia minimal tiga bulan dan tidak sedang bunting.

Pemilik juga harus mampu mengendalikan hewan ketika dibawa ke lokasi pelayanan. Penggunaan rantai maupun pet cargo diperlukan untuk menjaga keamanan hewan, pemilik dan petugas.

Langkah tersebut penting karena vaksinasi rabies tidak berdiri sendiri. Pengendalian penyakit membutuhkan kombinasi antara vaksinasi, pengawasan kesehatan hewan, kepemilikan yang bertanggung jawab dan respons cepat ketika muncul dugaan kasus.

“Melalui vaksinasi rutin dan keterlibatan aktif masyarakat, risiko penyebaran rabies diharapkan semakin dapat ditekan, sekaligus mendukung upaya menuju Riau bebas rabies," tukasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Oknum Ahli Waris klaim lapak di Pasar Simpang Baru Panam, Pekanbaru dan minta bayar jutaan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Ratusan hewan peliharaan di Riau dapat vaksin rabies gratis.(ilustrasi/AI/halloriau.com)204 Hewan di Riau Divaksin Rabies Gratis, 170 di Antaranya Kucing
Rapat persiapan Festival Bintang Radio dalam rangka HUT ke-27 Kuansing.(foto: ultra/halloriau.com)Bukan Sekadar Hiburan, Bintang Radio Disiapkan Jadi Panggung Talenta Lokal Kuansing
Harga TBS sawit mitra swadaya di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)CPO Turun Rp143,63, Harga TBS Sawit Mitra Swadaya di Riau Terkoreksi
Pemerintah dan warga Dayun Siak bentuk tim gabungan cegah Karhutla.(foto: diana/halloriau.com)Karhutla Dayun Siak Diantisipasi, Pemerintah dan Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan
  Kabut asap kiriman selimuti Inhu.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kembali Diselimuti Kabut Asap, BPBD Inhu: Bukan dari Kebakaran Lokal
Satlantas Pekanbaru catat lonjakan pelanggaran tak pakai helm.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Pelanggaran Tak Pakai Helm di Pekanbaru Meledak, Agustus 2026 Tembus 202 Kasus
Harga TBS sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Harga TBS Sawit Riau Turun, Petani Plasma Maksimal Rp3.912 per Kg
DEN dan Unri membahas masa depan energi Riau, EBT dan hilirisasi menjadi perhatian (foto/riki)EBT Jadi Fokus Sosialisasi KEN di Riau, Limbah Sawit Berpotensi Jadi Sumber Energi
Lapas Bagansiapiapi dapat 9 mesin jahit.(foto: afrizal/halloriau.com)9 Mesin Jahit dari BRI Masuk Lapas Bagansiapiapi, WBP Disiapkan Punya Keahlian Sebelum Bebas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved