www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pelanggan Apresiasi Bisnis Melaju Tanpa Henti Bersama Fuso, Mitsubishi DIPO Berbagi Door Prize
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla Riau Kini Nihil, Titik Terakhir di Inhil Akhirnya Padam Total
Kamis, 01 Oktober 2026 - 21:03:17 WIB
Tak ada lagi titik api di Riau, Karhutla Inhil berhasil dipadamkan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Tak ada lagi titik api di Riau, Karhutla Inhil berhasil dipadamkan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kembali berada pada titik nihil. Hingga Kamis (1/10/2026), tidak ditemukan lagi titik api yang aktif maupun lokasi karhutla yang masih membutuhkan proses pendinginan.

Titik terakhir yang mendapat penanganan berada di Desa Karya Tunas Jaya, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil.

Setelah sebelumnya masih ditemukan asap tipis, kawasan tersebut kini telah dinyatakan padam sepenuhnya.

Kabid Kedaruratan BPBD Damkar Riau, Jim Ghofur memastikan tim di lapangan tidak lagi menemukan indikasi kebakaran di lokasi tersebut.

"Hari ini karhutla di Riau nihil. Tidak ada lagi titik karhutla yang aktif. Lokasi di Inhil yang kemarin masih dilakukan pendinginan juga sudah dinyatakan padam total," kata Jim Ghofur, Kamis (1/10/2026).

Penanganan di Inhil sebelumnya belum sepenuhnya selesai karena petugas masih mendapati asap tipis dari lahan yang terbakar.

Kondisi tersebut membuat proses pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

Helikopter water bombing bahkan telah disiapkan sebagai langkah antisipasi apabila penanganan dari udara diperlukan.

Namun, operasi tersebut tidak jadi dilakukan setelah hujan lebat mengguyur kawasan itu.

Curah hujan membantu membasahi lahan sekaligus mempercepat proses pendinginan. Setelah dilakukan pengecekan, tidak ditemukan lagi titik yang memerlukan pemadaman maupun pendinginan.

"Untuk kondisi sekarang sudah tidak ada lagi titik yang dilakukan pemadaman maupun pendinginan. Meski begitu, petugas tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi apabila muncul titik karhutla baru," ujar Jim.

Status nihil karhutla menjadi perkembangan positif bagi Riau setelah dalam beberapa waktu terakhir tim gabungan masih harus menangani kebakaran di sejumlah daerah.

Namun, berakhirnya proses pemadaman tidak otomatis menghilangkan risiko kebakaran.

Kondisi ini terutama perlu diwaspadai pada kawasan dengan karakteristik lahan gambut, yang dapat menyimpan bara di bawah permukaan meskipun api dan asap di permukaan sudah tidak terlihat.

Karena itu, fase pemantauan menjadi bagian penting setelah kebakaran dinyatakan padam. Pemeriksaan ulang diperlukan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali aktif ketika kondisi lahan mengering.

Sebelumnya, penanganan karhutla di sejumlah wilayah Riau melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, Manggala Agni, TNI, Polri, pemerintah daerah hingga unsur terkait lainnya.

Penanganan dilakukan melalui jalur darat dan dukungan udara. Operasi water bombing digunakan sebagai salah satu opsi ketika titik kebakaran sulit dijangkau melalui jalur darat atau membutuhkan penanganan cepat.

Dengan seluruh titik karhutla telah dinyatakan padam, perhatian kini bergeser pada upaya mencegah munculnya kebakaran baru.

BPBD Damkar Riau meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran saat membuka ataupun membersihkan lahan. Pencegahan dinilai penting karena munculnya satu titik api baru dapat kembali meningkatkan beban penanganan, terutama apabila terjadi pada kawasan gambut dan cuaca mendukung penyebaran api.

"Kondisinya memang sudah nihil, tetapi kewaspadaan tetap harus dijaga. Kami mengimbau masyarakat jangan melakukan pembakaran lahan agar karhutla tidak kembali terjadi," pungkas Jim.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Foto bersama pelanggan yang beruntung membawa pulang door prize.Pelanggan Apresiasi Bisnis Melaju Tanpa Henti Bersama Fuso, Mitsubishi DIPO Berbagi Door Prize
Riau Expo 2026.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Riau Expo 2026 Bidik Transaksi Rp100 Miliar, Pemprov Batasi Beban APBD
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/AI/halloriau.com)2.596 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Catat 14 Titik Panas Sore ini
Telkomsel luncurkan paket internet khusus agen Pos.(foto: istimewa)Bidik 200.000 Agen Pos, Telkomsel dan PosDigi Tawarkan Kuota hingga 55 GB
FiberStar hadirkan GO! NEXT 2026 di Pekanbaru, perkenalkan solusi teknologi untuk bisnis (foto/ist)FiberStar Hadirkan Solusi Teknologi Terintegrasi untuk Dukung  Kebutuhan Bisnis di Pekanbaru
  Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto saat bertemu KADIN Dumai.(foto: mcr)Pelabuhan Buruk Bakul Dibidik Tembus Pasar Asia Tenggara, Siapa Investornya?
Anggaran Kopdes di Riau.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Anggaran Rp3,79 Miliar Disiapkan, Sejauh Mana Progres Koperasi Merah Putih di Riau?
Bupati Zukri buka Helat Pelalawan 2026 ke-27.(foto: andi/halloriau.com)Helat Pelalawan ke-27 Dibuka, 180 Tenda UMKM Gratis Disiapkan untuk Pedagang
Lapas Bagansiapiapi dan Dinas UMKM Rohil sinergi dorong kemandirian warga binaan (foto/afrizal)Lapas Bagansiapiapi dan Dinas UMKM Rohil Sinergi Dorong Kemandirian Warga Binaan
Plt Bupati Muklisin membuka pacu jalur mini di Danau Kebun Nopi, Kuansing (foto/ultra)Semarak Hari Jadi ke-27 Kuansing dan Haornas, Plt Bupati Buka Pacu Jalur Mini
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved