PEKANBARU – Kondisi kabut tebal yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Selasa (13/10/2026) pagi, sempat mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru.
Pantauan halloriau dari flightradar24, satu pesawat Pelita Air dengan nomor penerbangan IP320 yang sebelumnya sempat berputar-putar di udara Pekanbaru akhirnya berhasil mendarat pada pukul 08.38 WIB. Pesawat tersebut seharusnya tiba pada pukul 08.25 WIB, sehingga mengalami keterlambatan sekitar 13 menit.
Selain kedatangan Pelita Air, penerbangan Citilink dengan nomor penerbangan QG937 untuk rute Pekanbaru–Jakarta juga sempat mengalami penundaan keberangkatan akibat kondisi cuaca.
Pesawat yang semula dijadwalkan berangkat pukul 06.10 WIB tersebut akhirnya lepas landas pada pukul 08.29 WIB, atau terlambat sekitar dua jam 19 menit dari jadwal semula.
Selain itu juga ada Pelita Air dari Pekanbaru ke Jakarta dengan nomor penerbangan IP329 juga sudah terbang sesuai jadwal.
Branch Communication & CSR Bandara SSK II Pekanbaru, Meta Harahap, membenarkan adanya perkembangan operasional penerbangan tersebut. Kondisi cuaca sudah membaik, laporan dari BMKG untuk jarak pandang saat ini 1,3 kilometer.
Pihak bandara terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pihak maskapai, serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan operasional penerbangan berjalan sesuai ketentuan keselamatan.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan setiap keputusan operasional penerbangan mempertimbangkan kondisi cuaca dan aspek keselamatan penumpang maupun awak pesawat.
Sebelumnya, kabut tebal yang menyelimuti Pekanbaru menyebabkan jarak pandang di kawasan bandara terbatas. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasional penerbangan pada Selasa pagi.
Pihak bandara tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas penerbangan sembari memantau perubahan kondisi cuaca di sekitar bandara.