PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Riau, Selasa (27/10/2026).
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Yasir, menyampaikan bahwa cuaca di Riau berpotensi mengalami perubahan sepanjang hari. Hujan diprakirakan turun mulai siang hingga malam hari, dengan potensi terjadi di sebagian besar wilayah provinsi tersebut.
Pada siang hari, hujan dengan intensitas ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Bengkalis, Pelalawan, Kuantan Singingi, Kampar, Rokan Hulu, serta Kota Pekanbaru.
Memasuki sore hingga malam hari, potensi hujan meningkat. BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian besar wilayah Riau.
Sementara itu, pada dini hari, cuaca diprakirakan berkisar antara udara kabur hingga berawan. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Kampar, Bengkalis, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Pelalawan, Kampar, Bengkalis, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, serta Kota Pekanbaru.
Potensi cuaca tersebut diprakirakan terjadi pada siang atau sore hingga malam hari. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan ketika hujan disertai petir dan angin kencang.
Pada pagi hari, cuaca di Riau diprakirakan berkisar antara udara kabur hingga cerah berawan. Adapun pada siang hari, kondisi cuaca diprakirakan berubah menjadi cerah berawan hingga berawan sebelum potensi hujan meningkat pada waktu berikutnya.
Untuk kondisi atmosfer, BMKG memprakirakan suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 60–100 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
Selain cuaca daratan, masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Riau juga diminta memperhatikan kondisi gelombang laut.
Tinggi gelombang di perairan Provinsi Riau secara umum diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau tergolong rendah. Namun, gelombang yang mencapai 2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Rokan Hilir, Perairan Dumai–Bengkalis, serta Perairan Kepulauan Meranti–Pelalawan.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut, terutama saat merencanakan perjalanan di wilayah perairan yang berpotensi mengalami peningkatan gelombang.