www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Wawako Sugiyarto Buka Konferkot PWI Dumai, Bambang Kembali Terpilih Aklamasi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pelebaran U-Turn Depan RS Hermina–Mal SKA Bukannya Urai Macet, Malah Bikin Makin Parah
Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:55:00 WIB
Pelebaran U-turn di depan RS Hermina-Mal SKA, Pekanbaru, dikeluhkan membuat kemacetan semakin parah, terutama saat jam pulang kerja.
Pelebaran U-turn di depan RS Hermina-Mal SKA, Pekanbaru, dikeluhkan membuat kemacetan semakin parah, terutama saat jam pulang kerja.

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) menata empat titik putar balik (U-turn) di kawasan Pekanbaru. Penataan tersebut bertujuan mengurai penumpukan kendaraan yang dikeluhkan warga, terutama pada jam sibuk sore hari.

Kemacetan dilaporkan terjadi di sejumlah titik, mulai dari persimpangan Mal Living World dan Mal SKA hingga U-turn di depan RS Hermina, kemudian mengarah ke Tugu Songket di kawasan Jalan Tuanku Tambusai.

Sejumlah pengguna jalan mengaku harus mengatur waktu perjalanan untuk menghindari antrean kendaraan yang memanjang di sepanjang jalur tersebut.

Warga Jalan Kartama, Khairul Alim, mengatakan kemacetan biasanya mulai terjadi sekitar pukul 16.30 WIB atau menjelang magrib. Antrean kendaraan dari pusat kota menuju kawasan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), RS Hermina, hingga Tugu Songket terus memanjang setiap sore.

“Kalau jam pulang kerja macetnya lumayan panjang, mulai dari simpang lampu merah Mal LW dan SKA hingga arah UMRI, lalu RS Hermina sampai Tugu Songket dekat Terminal AKAP,” kata Khairul Alim, Rabu (28/10/2026).

Keluhan serupa disampaikan Santi, pengguna jalan yang setiap hari melintasi kawasan tersebut untuk menuju kediamannya di kawasan Panam. Ia mengaku harus berangkat lebih awal sebelum pukul 16.00 WIB atau menunda perjalanan hingga malam hari agar terhindar dari kemacetan.

“Kalau pulang kerja harus setting waktu. Kalau bisa sebelum jam 16.00 harus bisa lewat jalan itu, atau pulang malam setelah isya. Semoga proyek pelebaran U-turn ini cepat selesai dan dapat mengurai kemacetan,” ujar Santi.

Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Khairul Rizal, meminta masyarakat bersabar selama proses pengerjaan berlangsung.

Ia mengatakan progres fisik proyek Pelebaran dan Penambahan Lajur Jalan dalam Kota Pekanbaru telah mencapai 42,6 persen.

“Intinya, kami mohon masyarakat bersabar dan biarkan kami berprogres. Insyaallah pada 1 Januari 2027 nanti sudah ada perubahan lalu lintas di kawasan tersebut dan hasil penataan ini bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Khairul Rizal, Rabu (28/10/2026).

Proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki nilai kontrak Rp36,87 miliar dengan masa pelaksanaan 121 hari. Pekerjaan fisik mencakup dua lokasi utama, yakni koridor Jalan HR Soebrantas Panam dan kawasan Simpang SKA.

Khairul Rizal juga menanggapi kekhawatiran masyarakat yang menilai pengerjaan U-turn di depan RS Hermina membuat badan jalan semakin sempit. Ia menegaskan, penataan tersebut dirancang untuk menambah kapasitas lajur, bukan memperkecil badan jalan.

“Kami tidak memperkecil geometri jalan. Justru kami menambah lebar jalan, jadi setelah pekerjaan selesai, kapasitas jalan akan lebih besar,” jelasnya.

Ia merinci, lebar jalan di depan RS Hermina yang semula sekitar 7,2 meter akan diperlebar menjadi total 17 meter pada bagian yang dikerjakan. Lebar tersebut direncanakan terbagi menjadi 10 meter untuk arus kendaraan lurus dan 7 meter untuk jalur putar balik.

“Tujuan utamanya bagaimana kami mengurai kemacetan, termasuk menghilangkan kemacetan di bawah flyover SKA. Kami mohon masyarakat bersabar karena pekerjaan ini masih berproses,” katanya.

Empat titik U-turn yang ditata berada di depan Daikin dan Lotte Mart di Jalan Soekarno-Hatta, serta di depan RS Hermina dan Masjid RJ di Jalan Tuanku Tambusai. Pekerjaan juga mencakup perbaikan geometri tikungan di kawasan Mal Living World.

Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau menargetkan seluruh pekerjaan penataan jalan rampung pada Desember 2026. Dengan demikian, rekayasa arus lalu lintas baru di kawasan Simpang SKA diharapkan dapat difungsikan secara optimal mulai awal 2027.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Bambang Prayetno menyampaikan kata sambutan usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Dumai Periode 2026-2029 pada Konferkot PWI Dumai (foto/ist)Wawako Sugiyarto Buka Konferkot PWI Dumai, Bambang Kembali Terpilih Aklamasi
PWA Riau gelar diskusi parenting, orang tua diajak kenali minat dan bakat anak sejak dini (foto/ist)PWA Riau dan Umri Kolaborasi, Bahas Pentingnya Kesehatan dalam Pembangan Potensi Anak
Polisi tangkap seorang DPO Curat dana ATM yang viral di Ukui (foto/Andy)Seorang DPO Curat Dana ATM Viral Diciduk Tim Polsek Ukui di Medan
BRI kukuhkan 35 orang penerima beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026 Batch 7 (foto/ist)Dukung Peningkatan Kualitas Industri Media, BRI Kukuhkan 35 Jurnalis Penerima Beasiswa S2
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho saat meninjau sejumlah infrastruktur Pekanbaru (foto/ist)Danau Buatan Bakal Disulap Jadi Danau Lestari, Wako Gandeng Menteri PU
  Ilustrasi Dumai dan Inhu terbanyak (foto/int)Hotspot di Sumatra Capai 280, Riau Terdeteksi 9 Titik Tersebar di Lima Wilayah
Ditutup Wabup Hendrizal, Inhu Expo 2026 hadirkan hiburan hingga pembagian doorprize (foto/ist)Inhu Expo 2026 Resmi Ditutup, Ribuan Warga Meriahkan Malam Penutupan di RTH Rengat
Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Purwadi Soeprihanto (kanan) mendampingi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq (kiri) memberikan pemaparan kepada media seusai memimpin apel bersama tim gabungan penanganan karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (30/10/2026). ANTARA/HO-APHIAPHI Kerahkan Regu Pemadam dan Siapkan Sumur Bor untuk Tangani Karhutla di Kalteng
Veda Ega Pratama Runner-up Moto3 Malaysia 2026 (foto/dok-motogp)Veda Ega Pratama Runner-up Moto3 Malaysia 2026, Naik ke Posisi Tujuh Klasemen
MoU PT BSP dengan Kejati Riau.BSP Gandeng Kejati Riau, Cegah Risiko Hukum dalam Pengelolaan Bisnis Migas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved