PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tengah menyiapkan langkah untuk mengintegrasikan seluruh kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di berbagai sudut kota.
Nantinya, seluruh rekaman CCTV tersebut akan terhubung dalam satu sistem pemantauan melalui aplikasi Sip Aman.
Upaya ini dilakukan untuk mempermudah pengawasan aktivitas di ruang-ruang publik di Kota Pekanbaru, sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat.
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar mengatakan, saat ini aplikasi Sip Aman sudah menghubungkan sebanyak 32 CCTV yang terpasang di sejumlah fasilitas umum.
"Untuk pemantauan kawasan kota, kita sudah punya Sip Aman. Sekarang sudah terhubung 32 CCTV di ruang publik. Kita juga sedang menjajaki kerja sama dengan pihak swasta yang memiliki CCTV di luar gedung," ujar Markarius, Selasa (27/1/2026).
Pemko Pekanbaru, lanjut Markarius, membuka peluang kerja sama dengan pelaku usaha dan pihak swasta agar CCTV yang berada di area publik dapat diakses Pemko.
CCTV yang dimaksud berada di area parkir, halaman kantor, tempat usaha, hingga fasilitas pelayanan seperti kantor pajak.
"Kalau yang swasta, kita minta CCTV yang berada di luar gedung untuk bisa terkoneksi dengan sistem kita," jelasnya.
Tak hanya itu, aplikasi Sip Aman juga akan terintegrasi dengan Polresta Pekanbaru. Menurut Markarius, koneksi CCTV ini diharapkan dapat membantu pihak kepolisian dalam melakukan pemantauan dan pengamanan wilayah.
Saat ini, sejumlah lokasi yang telah terpasang CCTV yaitu kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP), bundaran depan Kantor Gubernur Riau, Sukaramai Trade Centre (STC), depan Gelanggang Remaja, Jalan Kaharuddin Nasution, serta beberapa titik lainnya.
Dengan pengawasan berbasis CCTV, Pemko Pekanbaru berharap tingkat keamanan kota dapat meningkat, khususnya dalam menekan potensi tindak kriminalitas di ruang publik.