PEKANBARU – Suasana Ramadan di Masjid Raya Senapelan terasa semakin khusyuk dengan pelaksanaan salat tarawih satu juz dalam satu malam. Program ini menjadi daya tarik tersendiri bagi jemaah yang ingin meraih pengalaman spiritual lebih mendalam selama bulan suci.
Ketua Pengurus Masjid Raya Senapelan Pekanbaru, H Juli Usman, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ibadah tersebut. Sejak malam pertama Ramadan, antusiasme masyarakat disebut cukup tinggi.
“Alhamdulillah, kami melakukan tarawih dengan satu juz pada satu malam,” ujarnya di Pekanbaru, Sabtu (21/02/2026).
Dengan pola tersebut, jemaah yang konsisten mengikuti salat tarawih setiap malam berkesempatan menuntaskan bacaan 30 juz Alquran hingga akhir Ramadan. Program ini menjadi motivasi kuat bagi jemaah untuk menjaga kehadiran dan istiqamah dalam beribadah.
“Kalau kita mengikuti setiap malam tarawih artinya hingga ke malam terakhir sudah bisa khatam Alquran bersama. Untuk hari ini, kita sudah masuk juz ke-4,” jelasnya.
Pelaksanaan tarawih dilakukan sebanyak 23 rakaat termasuk witir. Meski berlangsung cukup panjang, suasana tetap tertib dan khusyuk. Lantunan ayat suci menggema di seluruh sudut masjid, menghadirkan nuansa spiritual yang mendalam.
Keistimewaan lainnya adalah kehadiran imam asal Yaman, Syekh Bassam Hadi, yang dikenal memiliki sanad tinggi dalam bacaan Alquran. Suara merdunya disebut menjadi magnet spiritual tersendiri bagi para jemaah.
“Ya tentu 23 rakaat tarawih dan witir, beruntungnya lagi imam kita Syekh Bassam Hadi. Beliau berasal dari Yaman dan memiliki sanad tertinggi dalam membaca Alquran, tentu kita semakin khusyuk mendengar suara merdunya,” tutur H Juli Usman dikutip dari MCRiau.
Selain tarawih, masjid ini juga menggelar program kuliah subuh setiap hari selama Ramadan dengan menghadirkan dai dan ustaz ternama di Pekanbaru. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan ta’asin dan ayat suci Alquran secara berjemaah yang dipimpin langsung oleh Syekh Bassam Hadi.
Program tersebut diharapkan semakin mempererat ukhuwah islamiyah sekaligus memperkaya pemahaman keagamaan masyarakat selama bulan suci Ramadan.