PEKANBARU - Pemko Pekanbaru berencana melakukan revitalisasi Bundaran Mall Pekanbaru (MP) yang berada di Jalan Jenderal Sudirman. Penataan ulang kawasan strategis di pusat kota ini akan dimulai pada awal April 2026 dengan menggandeng pihak swasta.
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan pembangunan tersebut bertujuan mempercantik kawasan sekaligus menjadikannya ikon baru bagi Kota Pekanbaru. Bundaran yang selama ini menjadi salah satu titik lalu lintas utama akan ditata ulang dengan konsep yang lebih modern dan menarik.
Ia menyebutkan bahwa proyek revitalisasi tersebut tidak menggunakan anggaran dari APBD Kota Pekanbaru. Pemerintah kota bekerja sama dengan pihak Mall Pekanbaru untuk mendukung pembangunan kawasan tersebut.
Menurut Agung, nilai investasi pembangunan bundaran tersebut diperkirakan mencapai hampir Rp3 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk melakukan penataan ulang pada kawasan bundaran, termasuk memperbaiki area U-turn atau lokasi kendaraan berputar arah yang saat ini ada di sekitar lokasi.
Selain perbaikan fungsi lalu lintas, kawasan bundaran juga akan dipercantik dengan desain yang mengusung konsep budaya Melayu. Konsep ini diharapkan dapat menampilkan identitas lokal sekaligus memperkuat karakter kota.
Tak hanya itu, kawasan tersebut juga akan dilengkapi dengan air mancur serta area khusus yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai spot berfoto.
Pemerintah kota juga meminta pihak Mall Pekanbaru untuk memasang videotron berukuran besar di kawasan bundaran tersebut. Kehadiran videotron itu diharapkan mampu menghadirkan suasana yang lebih hidup, bahkan diharapkan dapat menyerupai konsep kawasan Bundaran HI di Jakarta yang menjadi pusat aktivitas dan daya tarik kota.
"MP kita minta untuk memasang videotron yang besar. Kita ingin buka seperti Bundaran HI di Jakarta," pungkasnya.
Dengan revitalisasi ini, Pemko Pekanbaru berharap Bundaran Mall Pekanbaru tidak hanya berfungsi sebagai simpul lalu lintas, tetapi juga menjadi ruang publik yang menarik serta ikon baru kebanggaan masyarakat.