PEKANBARU - Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Sukajadi, Jumat (6/3/2026). Kehadirannya dalam forum tersebut untuk menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat di wilayah tersebut.
Menurut Markarius, pemerintah memang sengaja turun langsung ke musrenbang agar bisa mengetahui kondisi dan kebutuhan warga secara nyata, bukan sekadar dari laporan administrasi.
"Kami datang langsung supaya bisa mendengar sendiri apa yang menjadi aspirasi masyarakat, tidak hanya membaca laporan di atas kertas," ujarnya.
Dalam forum tersebut, sejumlah persoalan disampaikan warga. Salah satunya terkait pelayanan kesehatan, terutama soal kecepatan penanganan pasien di fasilitas kesehatan yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
Selain itu, warga juga mengeluhkan banjir yang kerap terjadi di beberapa titik. Kondisi ini diduga disebabkan saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik.
Menanggapi hal tersebut, Markarius memastikan pemerintah akan menindaklanjuti setiap masukan yang disampaikan masyarakat. Ia menyebut, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait akan turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan.
"Insyaallah akan kita tindak lanjuti. OPD terkait nanti turun mengecek apa sebenarnya persoalan yang terjadi," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Markarius juga memaparkan sejumlah capaian Pemerintah Kota Pekanbaru selama setahun terakhir di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho bersama dirinya.
Di antaranya perbaikan jalan rusak sepanjang 42 kilometer, melampaui target tahunan yang sebelumnya hanya 20 kilometer. Selain itu, pemerintah juga telah melakukan semenisasi jalan lingkungan sepanjang 10 kilometer.
Pemko Pekanbaru juga mencatat lebih dari seribu anak putus sekolah kembali mendapatkan akses pendidikan. Upaya penanganan stunting juga terus dilakukan melalui berbagai program pemenuhan gizi.
Tak hanya itu, pemerintah juga menghadirkan layanan WiFi gratis di 1.000 titik ruang publik sebagai bagian dari upaya mendorong Pekanbaru menuju kota berbasis digital.