PEKANBARU – Di tengah kekhawatiran dampak konflik Timur Tengah terhadap energi, kondisi di Kota Pekanbaru justru menunjukkan situasi yang stabil. Hasil pantauan pada Jumat (27/3/2026) di sejumlah SPBU memperlihatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) masih tersedia dengan baik.
Berbagai jenis BBM, mulai dari pertalite, bio solar, hingga non subsidi, tetap mudah ditemukan oleh masyarakat. Aktivitas pengisian bahan bakar pun berjalan normal tanpa antrean panjang yang berarti.
Fadli, petugas SPBU di Jalan Sembilang, Kecamatan Rumbai, memastikan distribusi BBM sejauh ini tidak mengalami gangguan. Ia menyebut bahkan sejak memanasnya konflik di Timur Tengah, pasokan tetap lancar.
“Tidak ada pengaruh. Selama arus mudik ini semuanya lancar, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.
Tak hanya BBM, ketersediaan gas elpiji 3 kilogram juga terpantau aman. Di sejumlah pangkalan, stok masih mencukupi kebutuhan warga.
Salah satunya di Pangkalan Harapan 57, Kecamatan Rumbai, yang saat ini masih memiliki lebih dari 100 tabung gas elpiji 3 kilogram. Kondisi ini menunjukkan distribusi energi rumah tangga masih terjaga dengan baik.
Pemilik pangkalan, Zainal Abidin, mengatakan tidak ada kendala dalam pasokan. Ia bahkan menyebut agen kini aktif memastikan ketersediaan stok di tingkat pangkalan.
“Sejauh ini aman. Kalau butuh tambahan juga mudah, agen malah aktif menanyakan stok kami. Semoga kondisi ini terus lancar karena sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.
Dengan kondisi tersebut, masyarakat Pekanbaru diimbau tetap tenang dan tidak perlu melakukan pembelian berlebihan, karena pasokan energi masih terkendali.