www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Karhutla Riau Belum Aman, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhil dan Inhu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Markarius Anwar Dorong Bantuan Produktif untuk Tekan Angka Kemiskinan Pekanbaru
Minggu, 13 September 2026 - 12:35:00 WIB
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar.
Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar.

PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari sekitar 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun mendatang.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membalik tren peningkatan angka kemiskinan yang terjadi dalam lima tahun terakhir.

Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan penurunan angka kemiskinan membutuhkan program yang terarah serta kolaborasi berbagai pihak. Pemko Pekanbaru juga akan memusatkan sejumlah program pada tiga kecamatan yang memiliki tingkat kemiskinan relatif tinggi.

“Karena ada tiga kecamatan yang tingkat kemiskinannya tinggi. Program-program kita fokuskan ke situ,” kata Markarius usai mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Penurunan Kemiskinan di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Jumat (11/9/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan program pengentasan kemiskinan. Berbagai program dan bantuan perlu disinergikan bersama pemangku kepentingan agar memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah menyinkronkan program Pemko Pekanbaru dengan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) serta lembaga lainnya.

Markarius menilai bantuan yang berasal dari zakat, wakaf, maupun sedekah tidak seluruhnya harus digunakan untuk kebutuhan konsumtif. Sebagian bantuan dapat diarahkan menjadi bantuan produktif bagi masyarakat yang memiliki potensi mengembangkan usaha.

Dengan pola tersebut, bantuan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat menjadi modal bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

“Warga miskin dibantu bisa untuk modal usaha, sehingga mereka bisa berusaha. Tapi tentu perlu kolaborasi dengan stakeholder. Kalau diberi bantuan oleh BAZNAS, harus ada pendampingan dari dinas koperasi. Ini baru bisa berhasil, kalau sendiri-sendiri tentu tidak kuat,” jelasnya.

Markarius menegaskan, pemberian bantuan modal kepada masyarakat harus disertai dengan pendampingan agar usaha yang dijalankan penerima manfaat dapat berkembang secara berkelanjutan.

Pendampingan tersebut dapat dilakukan oleh perangkat daerah sesuai dengan bidang dan kebutuhan usaha yang dijalankan masyarakat.

Menurutnya, pola kolaborasi tersebut penting agar program penanggulangan kemiskinan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Sinkronisasi data, program, bantuan, dan pendampingan diharapkan dapat membuat intervensi pemerintah terhadap masyarakat miskin menjadi lebih tepat sasaran dan memberikan dampak yang lebih berkelanjutan.

Pemko Pekanbaru menargetkan penurunan angka kemiskinan sebesar 1,1 persen dalam tiga tahun ke depan.

Dari angka sekitar 3,1 persen saat ini, pemerintah daerah menargetkan angka kemiskinan dapat ditekan hingga mencapai 2 persen.

“Dari angka kemiskinan 3,1 ke 2 persen target kita. Ada target 1,1 persen yang harus kita turunkan, dan itu bukan hal yang mudah. Karena lima tahun terakhir itu trennya kan naik, bagaimana kita mengubah tren ini,” pungkasnya.

Sumber: Riaupos


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Heli water boombing.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Karhutla Riau Belum Aman, Helikopter Water Bombing Dikerahkan ke Inhil dan Inhu
Kabut asap ganggu aktivitas belajar di Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kabut Asap Ganggu Sekolah di Pekanbaru, DPRD Dorong Opsi PJJ hingga Libur
GDS, tersangka karhutla di Pelalawan saat diamankan di Mapolsek Tapung Hulu.(foto: andi/halloriau.com)Jejak Api di Sekitar Pondok Bawa Polisi ke GDS, 1,5 Hektare Lahan Pelalawan Terbakar
Ketua PWI Riau, H Raja Isyam Azwar.(istimewa)Berita Akurat Kalah Cepat dari Konten Viral, PWI Riau Siapkan Forum Khusus
Calon Penghulu Labuhan Tangga Besar, Meswanto SPd.(foto: afrizal/halloriau.com)Dapat Nomor Urut 3, Meswanto Targetkan Perubahan dan Penguatan Ekonomi Desa Labuhan Tangga Besar
  Hearing Komisi I DPRD Pekanbaru dengan Puskesmas Umban Sari.(foto: mimi/halloriau.com)DPRD Pekanbaru Sorot Nasib Puskesmas Umban Sari Didenda Rp60 Juta, PLN Abaikan Pelayanan Masyarakat?
Pelantikan Ketua TP PKK Bangko.(foto: afirzal/halloriau.com)Bukan Sekadar Pelantikan, Bupati Rohil Tantang TP PKK dan Bunda PAUD Bangko Beri Dampak Nyata
Rapor merah BUMD di Riau.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Rapor Merah BUMD Riau: Kinerja SPR dan PIR Menurun
Senior Vice President of ZTE Zhang Wanchun, CTO of TM Forum George Glass, CTO of XLSMART Shurish Subbramaniam, James Zhang Senior Vice President of ZTE.(foto: istimewa)XLSMART Uji AI di Jaringan Aktif, Target Autonomous Network Level 4 Makin Nyata
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Siak, Heriyanto.BUMD Siak Dievaluasi, BSP Tampil sebagai Mesin Baru Pendongkrak PAD
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved