www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BSU Rp900 Ribu Periode Oktober-Desember 2026 Cair, Cek Info Disini!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Antrean Solar Mengular di Pekanbaru Makan Badan Jalan dan Bikin Macet
Senin, 21 September 2026 - 20:39:50 WIB
Antrean solar di SPBU jadi biang macet di Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Antrean solar di SPBU jadi biang macet di Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Antrean kendaraan berat untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar mulai menjadi persoalan lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kota Pekanbaru.

Truk dan bus yang mengantre di sejumlah SPBU bahkan disebut memakan badan jalan sehingga berpotensi mempersempit ruang gerak kendaraan lain.

Kondisi ini membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru meningkatkan pengawasan di sekitar SPBU yang menjadi titik penumpukan kendaraan.

Dishub menilai persoalannya bukan hanya panjangnya antrean, tetapi bagaimana kendaraan berat tersebut ditempatkan agar tidak berubah menjadi sumber kemacetan baru.

Kadishub Pekanbaru, Masykur Tarmizi mengatakan, antrean solar menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi karena kendaraan yang mengular dapat mengganggu arus lalu lintas di jalan umum.

"Untuk antrean solar, terutama truk-truk atau bus-bus yang mengular mengantri di titik-titik SPBU yang ada di Pekanbaru, memang ini menjadi persoalan terhadap titik-titik kemacetan yang ada di Pekanbaru," ujar Masykur, Senin (21/9/2026).

Masykur menyebut kawasan Jalan Harapan Raya hingga Jalan Soekarno-Hatta termasuk ruas yang terdampak antrean kendaraan untuk pengisian solar.

Masalah muncul ketika kendaraan yang seharusnya berada di area antrean SPBU meluber ke badan jalan.

Dengan dimensi truk dan bus yang lebih besar dibanding kendaraan pribadi, antrean tersebut berpotensi mengurangi kapasitas jalan dan memperlambat pergerakan lalu lintas.

Situasi ini menjadi lebih kompleks ketika antrean berlangsung panjang. Kendaraan yang melintas harus berbagi ruang dengan kendaraan berat yang menunggu giliran mengisi BBM.

Karena itu, Dishub tidak hanya memantau titik kemacetan yang sudah terjadi, tetapi juga mengantisipasi agar antrean di sekitar SPBU tidak berkembang menjadi hambatan lalu lintas.

"Setiap petugas kita patroli, karena memang ada tim patroli dalam kota. Ketika menemukan kemacetan akibat antrean kendaraan yang mengisi bahan bakar ini, kita berkoordinasi dengan SPBU," kata Masykur.

Penanganan antrean juga tidak sepenuhnya dibebankan kepada petugas Dishub. Pengelola SPBU melalui petugas keamanan diminta ikut mengatur posisi kendaraan sejak antrean mulai memanjang.

Menurut Masykur, pengaturan tersebut penting agar kendaraan yang menunggu solar tidak mengambil terlalu banyak ruang di badan jalan.

"Security SPBU juga berperan untuk menertibkan. Kendaraan yang mengantri itu jangan sampai banyak memakan badan jalan. Kita minta dirapikan dan dipinggirkan," pungkasnya.

Penulis: Mimi Purwanti
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ilustrasi.BSU Rp900 Ribu Periode Oktober-Desember 2026 Cair, Cek Info Disini!
ilustrasi.Nasib Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Ditentukan MK Malam Ini
Sekda Riau, Syahrial Abdi.Pemprov Riau Siapkan Sistem Baru Pembayaran TPP, Kinerja ASN Jadi Acuan
Ratusan kasus DBD tercatat di Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Waspada Pancaroba, 745 Kasus DBD Terjadi di Pekanbaru dan 3 Warga Meninggal
BYD bisa diretas.(ilustrasi/AI/halloriau.com)BYD Shark 6 Dibobol Hacker, Pintu, Lampu dan Wiper Bisa Diaktifkan dari Jarak Jauh
  Ilustrasi asap masih menyelimuti Riau (foto/int)Asap Masih Tebal di Riau, BMKG Imbau Warga Batasi Kegiatan Luar Ruangan
Pameran Honda di salah satu mal di Pekanbaru.Honda Brio RS 2026, Hatchback Sporty yang Cocok untuk Mobilitas Warga Pekanbaru
ilustrasi.Kualitas Udara Membahayakan, Pembelajaran PAUD-SMP di Pekanbaru Beralih Daring
Layanan 112 Pekanbaru dapat panggilan iseng.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Jangan Iseng! Panggilan Palsu ke 112 Pekanbaru Bisa Bahayakan Nyawa
Penjualan Daihatsu tumbuh 10 persen.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Daihatsu Cetak Penjualan 37.167 Unit di Kuartal III 2026, Gran Max Kuasai Separuh Pasar
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved