www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Petir Mengintai Pekanbaru dan Sekitarnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kabut Asap Mulai Reda, Pemko Pekanbaru Justru Waspadai Ancaman DBD
Sabtu, 26 September 2026 - 22:16:43 WIB
Perhatian Pemko Pekanbaru kini bergeser ke ancaman DBD.(ilustrasi/AI/halloriau.com)
Perhatian Pemko Pekanbaru kini bergeser ke ancaman DBD.(ilustrasi/AI/halloriau.com)

PEKANBARU - Perbaikan kualitas udara di Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir belum membuat pemerintah mengendurkan kewaspadaan di sektor kesehatan.

Sebanyak 21 Puskesmas tetap diminta siaga menghadapi potensi peningkatan penyakit, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD), di tengah peralihan cuaca.

Sekdako Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengatakan, kualitas udara di Pekanbaru selama empat hari terakhir berada pada kategori sedang.

Kondisi tersebut dipengaruhi hujan yang cukup rutin mengguyur wilayah kota sekaligus membantu mengendalikan kebakaran lahan.

Meski kondisi udara membaik, pemerintah tidak ingin kesiapsiagaan fasilitas kesehatan ikut menurun.

Menurut Zulhelmi, potensi gangguan kesehatan tetap perlu diantisipasi karena perubahan kondisi cuaca dapat memunculkan risiko penyakit lain.

"Kami mengingatkan untuk seluruh layanan kesehatan harus tetap siaga, walau kualitas udara cenderung membaik," ujar Zulhelmi, Sabtu (26/9/2026).

Ia menyebut kondisi kebakaran lahan di wilayah Pekanbaru saat ini masih terkendali. Tidak ditemukan lagi titik api di dalam kota setelah hujan rutin turun dalam beberapa hari terakhir.

"Titik api tidak ada lagi di Kota Pekanbaru, kita berharap tidak muncul lagi titik api baru akibat kebakaran lahan," tuturnya.

Ketika ancaman kabut asap mulai mereda, perhatian pemerintah kini bergeser pada risiko kesehatan yang muncul akibat perubahan cuaca.

Zulhelmi menuturkan, tim promosi kesehatan di 21 Puskesmas terus melakukan edukasi kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut menyasar sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga untuk mendorong penerapan pola hidup bersih dan sehat atau PHBS.

Salah satu ancaman yang menjadi perhatian adalah DBD. Perubahan cuaca dan keberadaan genangan air perlu diwaspadai karena dapat menjadi bagian dari siklus berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Pemerintah mengingatkan masyarakat tidak menunggu munculnya gejala berat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kewaspadaan sejak dini dinilai penting agar gangguan kesehatan dapat segera ditangani.

"Kami juga imbau untuk menerapkan PHBS dan konsumsi makanan bergizi," pungkasnya.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi hujan lebat dan petir mengintai sejumlah wilayah Riau (foto/int)BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Petir Mengintai Pekanbaru dan Sekitarnya
ilustrasi.Harga Solar Naik, Mobil Diesel Kini Lebih Sering Parkir di Garasi
Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni.APBD Perubahan Bengkalis 2026 Capai Rp3,578 Triliun, Ini Rincian Pendapatan dan Belanja
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho melantik 63 pejabat Pemko Pekanbaru, terdiri dari camat, sekretaris camat, lurah, pejabat struktural dan fungsional.Agung Nugroho Lantik 63 Pejabat, Ada Camat, 29 Lurah hingga Pejabat Fungsional
Anggota DPRD Riau Eva Yuliana.DPRD Riau Soroti Kinerja BUMD, Eva Yuliana Beri Waktu hingga Akhir Tahun
  Ilustrasi asap dari provinsi tetangga mulai mengancam Provinsi Riau (foto/int)Riau Terancam Asap Kiriman, Hotspot Sumatra Capai 3.734 Titik
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang.Kerugian Negara Diperkirakan Rp10 Triliun, Kejagung Belum Periksa Nanik S Deyang
Audensi perwakilan dosen ongoing dengan Wakil Menteri Kemendiktisaintek dan Kepala PPAPT beberapa waktu lalu. Mahasiswa program doktoral ini berharap beasiswa dari Kemendiktisaintek dapat direalisasikan karena bisa mengancam keberlanjtan studi para mahasiswa,Realisasi Anggaran Kemdiktisaintek Capai 68 Persen, Dosen S3 Ongoing Masih Tunggu Kepastian Pembiayaan
ist.PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026 atas Inovasi Dukung Transisi Energi
Oknum Ahli Waris klaim lapak di Pasar Simpang Baru Panam, Pekanbaru dan minta bayar jutaan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved