PEKANBARU – Muhammad Syafii, S.Sos, M.IK, resmi menjabat sebagai Direktur PT Sarana Pembangunan Energi Madani (SPEM), anak perusahaan BUMD PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (Perseroda). Ia menggantikan Drs. Panzi Barza, M.M., dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab) yang berlangsung di kantor PT Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP), Senin (12/10/2026).
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum bagi PT SPEM untuk meningkatkan kualitas pelayanan jaringan gas (jargas) rumah tangga sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap pembangunan dan pelayanan masyarakat Kota Pekanbaru, Riau.
PT SPEM merupakan anak perusahaan PT SPP yang bergerak di bidang pengelolaan dan pengoperasian jaringan gas rumah tangga. Dengan peran tersebut, perusahaan diharapkan mampu menghadirkan layanan gas yang mudah diakses, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Direktur PT SPEM yang baru, Muhammad Syafii, diharapkan dapat melanjutkan program kerja yang telah berjalan sekaligus mendorong pembenahan internal perusahaan. Peningkatan kualitas pelayanan, kemudahan akses jaringan gas, serta penyelesaian berbagai kendala operasional menjadi sejumlah hal yang perlu mendapat perhatian.
Ia menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut dengan mengutamakan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Ke depan, kami akan berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, termasuk mendorong kemudahan dalam proses administrasi dan akses terhadap layanan jaringan gas. Kami juga akan melakukan evaluasi terhadap berbagai kendala yang ada agar pelayanan perusahaan dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Ia juga diharapkan memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Pekanbaru dan pihak terkait untuk mendukung pengembangan fasilitas serta memastikan berbagai kebutuhan pelayanan masyarakat dapat ditangani secara tepat.
Sementara itu, Direktur Utama PT SPP, Imam Zamroni, menyampaikan sejumlah pesan kepada direktur baru agar segera melanjutkan berbagai program dan pekerjaan yang sedang berjalan.
Ia menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah untuk mengatasi berbagai kendala, memenuhi kebutuhan pembangunan fasilitas, serta meningkatkan kualitas layanan perusahaan.
“Kita berharap jajaran PT SPEM membuat terobosan baru terhadap kemudahan pelayanan administrasi dan kemudahan mendapatkan akses gas,” harap Imam Zamroni.
Menurutnya, kepemimpinan baru perlu bergerak cepat dalam mengidentifikasi persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah perusahaan. Langkah pembenahan diharapkan tidak hanya menyasar aspek administrasi, tetapi juga peningkatan akses masyarakat terhadap layanan jaringan gas.
Imam juga mengingatkan bahwa perusahaan daerah memiliki dua tanggung jawab utama yang harus dijalankan secara seimbang. Pertama, memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan gas. Kedua, menghasilkan keuntungan untuk mendukung keberlanjutan usaha dan memberikan manfaat kembali kepada masyarakat.
“Perusahaan daerah ini memiliki dua tugas dan tanggung jawab. Yang pertama tugas pelayanan sosial kepada masyarakat, yaitu pelayanan kebutuhan gas. Yang kedua tugas untuk mendapatkan profit atau hasil yang nantinya disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk berbagai pembangunan fasilitas,” ujarnya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan PT SPEM tidak hanya diukur dari capaian bisnis, tetapi juga dari kemampuannya menghadirkan pelayanan berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan kepemimpinan Muhammad Syafii, PT SPEM diharapkan mampu memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, menuntaskan berbagai kendala operasional, serta menghadirkan inovasi yang mempermudah masyarakat memperoleh layanan jaringan gas rumah tangga di Kota Pekanbaru.