www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pemprov Riau Kebut Pelebaran Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru, Target Rampung Desember
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Bocah Tenggelam di Sungai Siak Akhirnya Ditemukan 5 Meter dari Lokasi Kejadian
Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:00:52 WIB
Bocah 9 tahun yang tenggelam di Sungai Siak berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (foto/int)
Bocah 9 tahun yang tenggelam di Sungai Siak berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (foto/int)

PEKANBARU - Pencarian Fatir, bocah berusia 9 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Siak, Kota Pekanbaru, Riau, berakhir duka. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (18/10/2026) sore, setelah dua hari dilakukan pencarian.

Korban ditemukan sekitar pukul 15.12 WIB, berjarak sekitar lima meter dari titik awal ia dilaporkan terjatuh ke sungai.

Fatir diketahui merupakan warga Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru. Ia dilaporkan tenggelam pada Sabtu (17/10/2026) saat bermain lempar-lemparan sandal bersama temannya di tepian Sungai Siak.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari keluarga korban melalui Basarnas Command Center 115 pada Sabtu.

"Berdasarkan informasi yang diterima, korban terjatuh ke sungai dan hanyut terbawa arus saat sedang bermain bersama temannya," kata Budi.

Setelah menerima laporan tersebut, Tim Rescue Kantor SAR Pekanbaru langsung diberangkatkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Operasi ini melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan yang berkoordinasi dalam upaya menemukan korban.

Pada hari pertama, tim melakukan penyisiran permukaan Sungai Siak menggunakan perahu karet. Selain itu, tim penyelam Kantor SAR Pekanbaru turut melakukan penyelaman di sekitar titik awal korban dilaporkan tenggelam.

Namun, hingga pencarian dihentikan sementara pada Sabtu sore, korban belum berhasil ditemukan. Operasi pencarian kembali dilanjutkan pada Minggu pagi dengan memperluas area penyisiran di sepanjang Sungai Siak.

Tim SAR gabungan menyisir permukaan sungai sejauh 1,5 kilometer ke arah hulu dan 1,5 kilometer ke arah hilir.

Penyelaman juga kembali dilakukan di sekitar lokasi kejadian dengan mempertimbangkan kondisi serta kekuatan arus sungai.

Upaya pencarian selama dua hari tersebut akhirnya membuahkan hasil pada Minggu sore. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal dilaporkan terjatuh.

"Setelah upaya pencarian selama dua hari, korban akhirnya ditemukan pada pukul 15.12 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berada sekitar lima meter dari titik awal kejadian," jelas Budi dikutip dari MCRiau.

Setelah ditemukan, tim SAR gabungan segera mengevakuasi jenazah Fatir dan membawanya ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Budi Cahyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga evakuasi korban.

Ia mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam operasi tersebut, mulai dari proses pencarian di sungai hingga korban berhasil ditemukan.

Peristiwa yang menimpa Fatir menjadi pengingat akan bahaya bermain di tepian sungai, terutama bagi anak-anak yang belum sepenuhnya memahami risiko arus dan kedalaman air.

Kondisi arus sungai dapat membahayakan keselamatan, bahkan ketika seseorang hanya bermain di bagian tepian.

Karena itu, pengawasan orang dewasa sangat penting untuk mencegah anak-anak bermain terlalu dekat dengan sungai tanpa pendampingan.

Pemahaman mengenai keselamatan di sekitar perairan juga perlu ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Tragedi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai perlu menjadi perhatian bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemprov Riau gesa pelebaran Jalan Sisingamangaraja, Pekanbaru.(foto: mcr)Pemprov Riau Kebut Pelebaran Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru, Target Rampung Desember
Bupati Kampar, Ahmad Yuzar saat meninjau SDN Kubang Jaya yang terbakar.(foto: mcr)SDN 018 Kubang Jaya Terbakar, 813 Siswa di Kampar Kekurangan Ruang Kelas
Dugaan pesta LGBT di Pekanbaru.(ilustrasi/inews)Video Viral Dugaan Pesta LGBT di Laksamana Muda Coffee, DPRD Pekanbaru Desak Pemeriksaan
Sekda Rohil, Sarman Syahroni.(foto: afrizal/halloriau.com)Pajak Desa Belum Dibayar Bisa Jadi Temuan Audit, Ini Peringatan Sekda Rohil
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)1.131 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Muncul Satu Titik Sore ini
  Harimau Sumatera di Riau jalani observasi.(foto: mcr)Harimau Sumatera Masuk Kandang Jebak di Semenanjung Kampar, Ini Langkah BBKSDA Riau
Dua pembalap TGRI naik podium akhir musim.(foto: istimewa)Dua Pembalap TGRI Naik Podium Akhir Musim, Ini Hasil ITCR 1200 2026
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Aidhil Nur Putra.(foto: int)7 Arena Biliar di Pekanbaru Disidak, DPRD Ingatkan Pengelola Patuhi Aturan
DPRD Pekanbaru.(foto: tribunpekanbaru.com)APBD-P Pekanbaru Rp3,26 Triliun Masih Tunggu Evaluasi Gubri, Kapan Bisa Dibelanjakan?
Sekdaprov Riau,  Syahrial Abdi.(foto: mcr)Sekda Riau Ingatkan Bendahara Koperasi Merah Putih Jangan Salah Hitung
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved