PELALAWAN - Kecelakaan tunggal merenggut dua nyawa di Desa Rantau Baru, Kabupaten Pelalawan, Riau. Sebuah mobil minibus Toyota Rush terjun ke kanal di pinggir jalan setelah diduga hilang kendali saat melintas dari arah Pangkalan Kerinci menuju Langgam, Senin (12/1/2026) siang.
Akibat insiden tersebut, dua orang yang berada di dalam mobil, yakni sopir dan penumpang, ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian. Keduanya diketahui merupakan pegawai BPR Dana Amanah, salah satu badan usaha milik daerah di Kabupaten Pelalawan.
Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan, menjelaskan mobil Toyota Rush dengan nomor polisi BM 1466 CM dikemudikan oleh Bagus Ari Firmansyah dan membawa seorang penumpang bernama Tengku Ely Yarti. Kendaraan tersebut berangkat dari Pangkalan Kerinci menuju Langgam sebelum mengalami kecelakaan.
“Mobil yang dikemudikan saudara BAF membawa penumpang TEY dan datang dari arah Pangkalan Kerinci,” ujar AKP Tatit Rizkyan.
Saat tiba di lokasi kejadian, sopir diduga kehilangan kendali. Mobil yang melaju dengan kecepatan cukup tinggi tersebut menabrak pembatas tanah di pinggir jalan, kemudian terjun ke kanal atau parit di sisi jalan.
Nahas, sopir dan penumpang diduga terjebak di dalam kendaraan dan tidak berhasil menyelamatkan diri. Keduanya ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di dalam mobil.
“Pengemudi dan penumpang masih berada di dalam kendaraan dan berusaha keluar, namun tidak bisa, sehingga keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelasnya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara sementara, polisi menduga kecelakaan disebabkan faktor kelalaian pengemudi. Kondisi jalan berupa tanah serta kecepatan kendaraan menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan. Peristiwa tersebut terjadi pada siang hari sekitar pukul 12.10 WIB.
Diketahui, Bagus Ari Firmansyah merupakan warga Pangkalan Lesung, sementara Tengku Ely Yarti tercatat sebagai warga Desa Makmur. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.