PELALAWAN — Kondisi jaringan listrik BUMD Tuah Sekata yang membahayakan keselamatan warga ditemukan di sepanjang jalan koridor Km 8 hingga Km 10.
Di sepanjang jalur tersebut tidak terlihat adanya tiang listrik, sementara kabel bertegangan tinggi dibiarkan tergeletak di parit dan area berair.
Ini disampaikan warga yang kabelnya tepat berada di lahan milik Anto, pada media ini, Rabu (4/2/2026). Menurutnya, kondisi ini disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun. Anto mengaku nyaris tersengat listrik saat hendak memasukkan alat berat untuk menimbun lahan kebun sawit miliknya.
"Waktu itu saya mau masukkan alat untuk menimbun kebun, hampir saja tersengat. Kabelnya ada di parit, tergenang air, dan tidak ada pengaman sama sekali," ujar Anto.
Ia menilai keberadaan kabel bertegangan tinggi yang dibiarkan terbuka dan berada di area aktivitas warga sangat membahayakan, terlebih saat musim hujan ketika air menggenangi parit.
Kondisi tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, yang menegaskan bahwa penyelenggaraan ketenagalistrikan wajib memenuhi standar keselamatan. Instalasi listrik dilarang dipasang secara sembarangan apabila berpotensi membahayakan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur BUMD Tuah Sekata, Aswan, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat melalui RT setempat dan telah menindaklanjutinya.
"Surat sudah masuk dari RT setempat, dan kami telah melakukan tinjauan lapangan. Kami juga sudah menghitung kebutuhan material yang diperlukan dan pekerjaan tersebut telah dijadwalkan bersama Kepala Divisi Jaringan," ujar Aswan.
Ia menjelaskan bahwa pekerjaan jaringan listrik tersebut tidak hanya mencakup pemasangan tiang di sepanjang jalur Km 8–10, tetapi juga termasuk pemasangan tiang menuju Jalan Gereja.
"Itu sudah disurvei juga. Nanti bisa langsung jumpai Pak Riyan untuk teknis pelaksanaannya," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Divisi Jaringan BUMD Tuah Sekata, Riyan, mengatakan bahwa lokasi tersebut akan menjadi prioritas penanganan dalam waktu dekat.
"Di lokasi itu akan diprioritaskan pemasangan tiang tegak, dan insyaallah dikerjakan dalam minggu ini," kata Riyan.
Riyan juga meluruskan terkait titik lokasi pekerjaan, bahwa area yang dimaksud berada di Km 8 hingga Km 10 setelah perumahan sosial, berbeda dengan lokasi yang tercantum dalam surat RT sebelumnya.
"Lokasi Km 8 sampai Km 10 itu setelah perumahan sosial, berbeda dengan surat dari RT yang sebelumnya," jelasnya.
Warga berharap janji perbaikan tersebut segera direalisasikan demi menghindari risiko kecelakaan listrik yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.