PELALAWAN - Ketua Perhimpunan Pemuda Peduli Kampung (P3K) Kabupaten Pelalawan,
Muhammad Daud, angkat bicara perihal penggalian kubur secara manual di TPU yang berada di Kelurahan Pangkalan Kerinci Barat sebelum gapura km 55 yang memakan waktu hingga 6 jam.
"Kita dari P3K Pelalawan mempertanyakan keberadaan alat berat yang diperuntukkan untuk penggalian kubur di TPU Pangkalan Kerinci Barat," ucap Daud, Kamis (5/2/2026).
"Ini seharusnya dimakamkan pagi hari, menjadi siang karena untuk penggalian secara manual memakan waktu selama 6 jam," kesalnya.
Selain alat berat, Muhammad Daud juga meminta kepada Pemkab Pelalawan melengkapi fasilitas TPU, seperti rumah singgah dan fasilitas lain melalui dinas terkait.
"Mohon direalisasikan, karena ini adalah kepentingan orang banyak agar proses pengalian pemakaman bisa berjalan dengan baik dan cepat," bebernya.
Dirinya berharap TPU di kelurahan Pangkalan Kerinci Barat dapat dimaksimalkan fasilitasnya.
"TPU Pangkalan Kerinci Barat dengan fasilitas yang memadai tentu akan memudahkan warga dalam pemakaman maupun warga yang melakukan ziarah kubur," sebutnya.
"Kita berharap alat berat untuk penggalian bisa stanbay untuk melakukan penggalian pemakaman warga," tutupnya.