PELALAWAN - Polsek Kuala Kampar melakukan penanganan karhutla di wilayah hukumnya dalam rangka mengantisipasi terjadinya karhutla.
Kegiatan ini dipimpin Kapolsek Kuala Kampar, AKP Rian Onel, MH, dan dihadiri oleh Kanit Laka Sat Lantas Polres Pelalawan, Iptu Nukman, SH, serta personel lainnya.
Kegiatan ini dilakukan di Desa Sungai Upih, Kec. Kuala Kampar, dengan koordinat 0°18'34.2"N 103°08'42.3"E. Tim melakukan pendinginan hari ke-5 di titik hotspot yang termonitor Dashboard Lancang Kuning.
"Melakukan pendinginan di titik hotspot yang termonitor Dashboard Lancang Kuning," kata AKP Rian Onel, SH, MH.
"Kami berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak instansi terkait untuk melakukan upaya pendinginan di titik hotspot." Kegiatan ini diikuti oleh 15 personel Polri, 1 personil Damkar, 30 orang MPA, serta perangkat desa dan pihak instansi terkait lainnya. Mereka menggunakan peralatan seperti R2 15 unit, mini stricker 3 unit, mesin robin 1 unit, dan selang 38 gulung. Cuaca di lokasi panas ekstrim disertai angin kencang, sehingga membuat penanganan karhutla menjadi lebih sulit.
"Jarak yang ditempuh dari Polsek Kuala Kampar jauh ke lokasi dengan estimasi waktu 2,5 jam menggunakan R2," kata AKP Rian Onel.
Namun, tim tetap melakukan upaya pendinginan dengan maksimal. "Lokasi lahan titik HS saat ini api sudah padam, namun masih meninggalkan asap," kata AKP Rian Onel.
Kegiatan pendinginan berakhir pukul 17.30 WIB, situasi kondusif dan terkendali. Polsek Kuala Kampar akan terus melakukan pemantauan dan penanganan karhutla di wilayah hukumnya.
"Kami akan terus melakukan upaya untuk mengantisipasi terjadinya karhutla di wilayah hukum kami," kata AKP Rian Onel.