PELALAWAN – Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 H, pekerjaan rekonstruksi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera Kilometer 74 hingga Kilometer 83 di Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan ditargetkan tuntas dengan kondisi Base B.
Hal tersebut disampaikan Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM saat meninjau langsung pelaksanaan pekerjaan penimbunan atau peninggian badan jalan bersama Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.IK, Selasa (10/3/2026) sore.
Dalam peninjauan tersebut turut hadir pejabat dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Riau, pihak kontraktor pelaksana, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.
Di lokasi pekerjaan, Bupati Zukri meminta kepada pihak BPJN Riau dan kontraktor agar mempercepat penyelesaian pekerjaan hingga tahap Base B atau agregat kelas B. Lapisan ini merupakan pondasi bawah (subbase course) pada konstruksi jalan yang terdiri dari campuran batu pecah, kerikil, dan pasir dengan gradasi kasar.
"H-9 Idulfitri kita berharap penimbunan jalan Km 74 hingga Km 83 sudah selesai dengan kondisi Base B. Tepatnya pada Kamis, 12 Maret 2026, jalan ini diharapkan sudah bisa dibuka tanpa sistem buka-tutup," ujar Zukri.
Menurutnya, percepatan pengerjaan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi jalur tersebut saat pulang kampung untuk merayakan Lebaran bersama keluarga.
Bupati juga menekankan bahwa dalam rapat teknis sebelumnya Pemerintah Kabupaten Pelalawan telah mengingatkan pihak BPJN Riau dan kontraktor agar memaksimalkan waktu pengerjaan rekonstruksi jalan nasional tersebut. Pasalnya, ruas Km 74 hingga Km 83 kerap menjadi titik banjir terdalam saat musim hujan.
"Saat ini kita menggesa pekerjaan hingga tahap Base B demi kelancaran arus mudik dan libur Lebaran. Semoga pekerjaan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pengguna Jalan Lintas Timur. Tetap jaga keselamatan, keluarga menunggu di rumah," tutupnya.