www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pemprov Dinilai Belum Serius Kelola Aset, Eva: Bangunnya Pakai Uang Rakyat!
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Cegah Karhutla Meluas, PT Musim Mas Turunkan Tim dan Mini Excavator ke Kerumutan
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:44:00 WIB
PT Musim Mas turunkan tim ke Kerumutan.(foto: andi/halloriau.com)
PT Musim Mas turunkan tim ke Kerumutan.(foto: andi/halloriau.com)

PELALAWAN - PT Musim Mas memperkuat pertahanan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pelalawan, Riau.

Memasuki musim kemarau 2026, perusahaan tidak hanya mengandalkan pemadaman saat api muncul, tetapi memperbesar langkah pencegahan melalui patroli, kesiapan personel, peralatan pemadam, penyediaan sumber air hingga kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat.

Sebanyak 12 personel pemadam PT Musim Mas telah diperbantukan untuk menangani karhutla di Kecamatan Kerumutan sejak 24 Agustus 2026.

Tim tersebut diperkuat satu unit mini excavator PC75, enam mesin pompa, enam selang hisap, 12 roll selang buang, tujuh nozzle serta sejumlah peralatan pendukung pemadaman.

Mini excavator digunakan untuk membantu membuat sekat bakar sehingga pergerakan api dapat dilokalisasi dan potensi penyebaran kebakaran ditekan.

General Manager PT Musim Mas, Jerry Liu mengatakan, kesiapsiagaan tersebut merupakan bagian dari strategi pencegahan yang dilakukan jauh sebelum puncak musim kemarau.

"Kalau kita melihat geografis Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau ini memang termasuk paling rawan karhutla saat kemarau," kata Jerry di sela kunjungan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Kecamatan Ukui, Jumat (28/8/2026).

"Makanya upaya pencegahan dan pemadaman harus dilakukan terus-menerus, termasuk upaya pencegahan sejak dini jauh hari sebelum kemarau tiba," sambungnya.

Menurut Jerry, pencegahan karhutla di PT Musim Mas telah menjadi kegiatan rutin selama bertahun-tahun.

Perusahaan menjalankan sosialisasi, pelatihan hingga simulasi lapangan bersama berbagai instansi.

Kolaborasi tersebut melibatkan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Lingkungan Hidup, Manggala Agni, TNI dan Polri.

Pelatihan tidak berhenti pada penyampaian teori. Personel juga menjalani simulasi lapangan untuk menguji kemampuan, koordinasi dan kecepatan dalam menghadapi kebakaran.

PT Musim Mas memiliki regu pemadam internal yang dikoordinasikan oleh personel bersertifikat. Regu ini disiapkan untuk menangani kebakaran di wilayah perusahaan sekaligus memberikan bantuan apabila terjadi kebakaran di kawasan sekitar.

Strategi pencegahan juga diperluas melalui program Masyarakat Bebas Api (MBA). Program ini menggandeng pemerintah desa, lembaga adat, tokoh masyarakat, TNI, Polri dan unsur masyarakat lainnya.

Desa yang mampu mempertahankan wilayahnya agar tetap bebas dari karhutla mendapatkan apresiasi berupa dukungan peralatan pemadam serta penghargaan.

"Ini rutin dilaksanakan sebagai upaya mendorong optimalisasi pencegahan dini serta kesiapsiagaan kita semua terhadap potensi karhutla saat kemarau," ujar Jerry.

PT Musim Mas juga berupaya mengurangi praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.

Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), perusahaan membantu masyarakat dalam kegiatan pembukaan dan pembersihan lahan.

Selain itu, alat berat dikerahkan untuk membantu pembuatan sumur di sejumlah desa. Sumber air tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat dan pertanian, tetapi dapat menjadi salah satu sumber air ketika terjadi karhutla.

Manager Humas PT Musim Mas, Malinton H Purba mengatakan, perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan melalui patroli karhutla bersama Polres Pelalawan.

Patroli dilakukan di wilayah hukum Polres Pelalawan, termasuk kawasan konsesi perusahaan di Kecamatan Pangkalan Kuras.

Kegiatan yang dihadiri Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, Jerry Liu dan jajaran terkait itu juga dirangkai dengan penanaman pohon di sejumlah titik areal konsesi.

Jerry menegaskan pengawasan kawasan HGU diperkuat melalui patroli rutin dan kesiapan infrastruktur pengendalian kebakaran.

Sarana tersebut mencakup peralatan pemadam, embung air, sekat kanal dan sekat bakar.

Sosialisasi juga terus dilakukan bersama BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, TNI, Polri, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkebunan dan Peternakan, camat, kepala desa serta kelompok masyarakat binaan program Masyarakat Bebas Api.

Untuk mendorong keterlibatan masyarakat, PT Musim Mas menyediakan penghargaan hingga Rp25 juta setiap tahun bagi desa yang berhasil mempertahankan wilayahnya bebas dari karhutla.

Pendekatan tersebut diarahkan untuk membuat pencegahan kebakaran menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas perusahaan atau pemerintah.

Selain pencegahan dan pemadaman, perusahaan juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak asap berupa minyak goreng dan masker.

Pada musim kemarau, penyiraman jalan dilakukan bersama pemerintah kecamatan untuk membantu mengurangi debu yang berpotensi mengganggu aktivitas warga.

Bupati Pelalawan, H Zukri mengapresiasi dukungan PT Musim Mas dalam menghadapi ancaman karhutla.

Menurutnya, kolaborasi perusahaan dengan pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat pencegahan sekaligus mempercepat respons ketika kebakaran terjadi.

Apresiasi serupa disampaikan Kalaksa BPBD Pelalawan, Zulfan yang menilai dukungan personel dan peralatan dari perusahaan turut memperkuat kesiapsiagaan daerah.

"Kami mengapresiasi kepedulian PT Musim Mas. Sinergi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan, mempercepat pemadaman dan mencegah api meluas," tukas Zulfan.

Penulis: Andi Indrayanto
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sekretaris Komisi III DPRD Riau, Eva Yuliana (foto/int)Pemprov Dinilai Belum Serius Kelola Aset, Eva: Bangunnya Pakai Uang Rakyat!
Ilustrasi kualitas udara Pelalawan masih tidak sehat (foto/tribunpku)Kualitas Udara Pangkalan Kerinci Masih Tidak Sehat, Hotspot Pelalawan Cuma 3 Titik
Ilustrasi kunjungan Wisman ke Riau Juli lalu capai 22.452 orang (foto/int)Wisman ke Riau Turun, Pemprov Tekankan Dampak Ekonomi bagi Masyarakat
Pemkab Kuansing sekolah kembali belajar normal di tengah udara tidak sehat (foto/tribunpku)Pelajar Kembali Sekolah Meski Udara Belum Sehat, Ini Alasan Pemkab Kuansing
Mahasiswa KKN UIN Suska Riau kolaborasi dengan remaja masjid dan masyarakat di Desa Pematang Obo gelar maulid nabi (foto/ist)Mahasiswa KKN UIN Suska dan Warga Kompak Semarakkan Maulid Nabi di Pematang Obo
  Ilustrasi Super Air Jet membuka lagi rute Pekanbaru-Bandung per 19 September (foto/int)Harga Tiket Tembus Rp1,6 Juta, Kini Bisa Terbang Langsung Rute Pekanbaru-Bandung
Ketua DPRD Riau, Kaderismanto menyebut proyeksi APBD bisa menembus angka Rp10 triliun (foto/int)Tren Kenaikan Pendapatan, APBD Riau 2027 Bisa Tembus Rp10 Triliun
Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bersama Project R&P Sumatera dukung mahasiswa melek energi dan lingkungan lewat Pertamina Goes to Campus (foto/ist)Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Dukung Mahasiswa Melek Energi dan Lingkungan
Mantan Caleg DPRD Pelalawan dituntut 1,5 tahun penjara dalam kasus penimbunan ribuan liter BBM (foto/klikmx)Kasus Penimbunan Ribuan Liter BBM, Mantan Caleg Pelalawan Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru anjlok (foto/int)Harga Emas 1 Gram Antam di Pekanbaru Anjlok Hari Ini
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Kabut Asap Tebal Sesakkan Dada Warga Pekanbaru
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved