www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla Pelalawan Hanguskan 2.750 Hektar, Pangkalan Kerinci dan Kerumutan Terparah
Senin, 21 September 2026 - 12:55:52 WIB
Karhutla Pelalawan menghanguskan 2.750,94 hektar lahan (foto/tribunpku)
Karhutla Pelalawan menghanguskan 2.750,94 hektar lahan (foto/tribunpku)

PELALAWAN – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menjadi ancaman serius di Kabupaten Pelalawan, Riau. Sepanjang Januari hingga September 2026, sedikitnya 2.750,94 hektar lahan hangus terbakar.

Data tersebut dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan. Ribuan hektar lahan yang terbakar tersebar di sejumlah kecamatan, baik berupa lahan gambut maupun mineral.

Kepala BPBD Pelalawan, Zulfan M.Si, mengatakan Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Kerumutan menjadi wilayah dengan luasan Karhutla terbesar

"Terbanyak di Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Kerumutan. Karhutla cukup parah sepanjang Agustus lalu," ujar Kepala BPBD Pelalawan, Zulfan M.Si kepada tribunpekanbaru.com, Senin (21/9/2026).

Menurut Zulfan, lahan yang terbakar terdiri dari semak belukar, kawasan hutan hingga kebun kelapa sawit milik masyarakat. Kebakaran juga terjadi di bekas areal konsesi perusahaan.

Sebagian besar lahan yang hangus merupakan kawasan gambut dengan kedalaman mencapai dua hingga empat meter. Kondisi ini membuat penanganan Karhutla menjadi tantangan tersendiri, terutama ketika cuaca kering berlangsung.

Titik api bermunculan saat musim kemarau kering melanda Pelalawan. Kondisi tersebut diperparah minimnya potensi hujan sehingga hotspot dan firespot terus bermunculan dan menyebar.

"Dua pekan terakhir hotspot dan firespot sudah jauh berkurang. Tapi peluang hujan masih tetap rendah," papar Zulfan.

Berdasarkan rincian BPBD Pelalawan, Kecamatan Pangkalan Kerinci menjadi wilayah dengan lahan terbakar terluas, yakni mencapai 987,4 hektar.

Posisi kedua ditempati Kecamatan Kerumutan dengan luas 981,6 hektar. Selanjutnya Kecamatan Kuala Kampar dengan luas lahan terbakar mencapai 587,14 hektar.

Kemudian, Kecamatan Teluk Meranti tercatat mengalami kebakaran lahan seluas 191 hektar. Sementara itu, wilayah lainnya relatif lebih kecil, seperti Kecamatan Pelalawan yang tercatat hanya 4 hektar.

Adapun sejumlah kecamatan lainnya masih tercatat nihil kasus Karhutla berdasarkan data tersebut.

Meski titik api dalam dua pekan terakhir mengalami penurunan, kondisi cuaca masih menjadi perhatian karena peluang hujan disebut tetap rendah.

"Pengukuran dilakukan tim setelah api Karhutla berhasil dipadamkan. Ini data per 16 September," pungkas Zulfan.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Oknum Ahli Waris klaim lapak di Pasar Simpang Baru Panam, Pekanbaru dan minta bayar jutaan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Ratusan hewan peliharaan di Riau dapat vaksin rabies gratis.(ilustrasi/AI/halloriau.com)204 Hewan di Riau Divaksin Rabies Gratis, 170 di Antaranya Kucing
Rapat persiapan Festival Bintang Radio dalam rangka HUT ke-27 Kuansing.(foto: ultra/halloriau.com)Bukan Sekadar Hiburan, Bintang Radio Disiapkan Jadi Panggung Talenta Lokal Kuansing
Harga TBS sawit mitra swadaya di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)CPO Turun Rp143,63, Harga TBS Sawit Mitra Swadaya di Riau Terkoreksi
Pemerintah dan warga Dayun Siak bentuk tim gabungan cegah Karhutla.(foto: diana/halloriau.com)Karhutla Dayun Siak Diantisipasi, Pemerintah dan Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan
  Kabut asap kiriman selimuti Inhu.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kembali Diselimuti Kabut Asap, BPBD Inhu: Bukan dari Kebakaran Lokal
Satlantas Pekanbaru catat lonjakan pelanggaran tak pakai helm.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Pelanggaran Tak Pakai Helm di Pekanbaru Meledak, Agustus 2026 Tembus 202 Kasus
Harga TBS sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Harga TBS Sawit Riau Turun, Petani Plasma Maksimal Rp3.912 per Kg
DEN dan Unri membahas masa depan energi Riau, EBT dan hilirisasi menjadi perhatian (foto/riki)EBT Jadi Fokus Sosialisasi KEN di Riau, Limbah Sawit Berpotensi Jadi Sumber Energi
Lapas Bagansiapiapi dapat 9 mesin jahit.(foto: afrizal/halloriau.com)9 Mesin Jahit dari BRI Masuk Lapas Bagansiapiapi, WBP Disiapkan Punya Keahlian Sebelum Bebas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved