PEKANBARU - Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Job Kurniawan, mewakili Pemerintah Provinsi Riau menghadiri Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila yang digelar Badan Pembinaan Ideologi Pancasila di Ballroom Hotel Premier Pekanbaru, Sabtu (28/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Job menegaskan bahwa kehadiran BPIP di Riau merupakan bagian dari konsolidasi ideologis bangsa yang harus menjangkau seluruh daerah. Pemerintah Provinsi Riau, kata dia, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis memperkuat fondasi kebangsaan.
Menurutnya, penguatan ideologi Pancasila tidak hanya menyentuh aspek spiritualitas, tetapi juga membangun moral, kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab sosial. Nilai-nilai tersebut, lanjutnya, menjadi roh utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Ia menilai kegiatan tersebut sangat relevan dengan kondisi objektif Riau sebagai daerah yang memiliki tingkat kemajemukan tinggi. Mobilitas penduduk yang dinamis, posisi strategis sebagai jalur perdagangan dan investasi, serta perkembangan media digital yang pesat menjadikan ruang sosial di Riau semakin kompleks.
“Keterbukaan ini adalah kekuatan, tetapi sekaligus tantangan. Karena itu, penguatan nilai-nilai Pancasila bukan hanya agenda nasional, melainkan kebutuhan daerah,” tegasnya.
Menurut Job, fondasi ideologis yang kokoh sangat diperlukan agar keberagaman tetap menjadi energi persatuan, bukan potensi perpecahan. Ia juga menyoroti capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Riau yang saat ini berada pada kategori zona hijau, yang menandakan hubungan antarumat beragama di daerah tersebut berjalan baik, stabil, dan harmonis.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut bukan alasan untuk lengah. Zona hijau, katanya, adalah tanggung jawab yang harus terus dijaga melalui dialog, pendidikan, kebijakan yang adil, serta kehadiran negara di tengah masyarakat.
Ia berharap forum sosialisasi tersebut tidak berhenti pada diskusi semata, melainkan mampu melahirkan langkah konkret dan kolaborasi berkelanjutan dalam membumikan Pancasila secara kontekstual sesuai karakter masyarakat Riau.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, kami menyatakan komitmen penuh untuk menjaga Riau sebagai daerah yang damai, rukun antarumat beragama, dan tetap berada dalam zona hijau kerukunan sebagai kontribusi nyata bagi Indonesia Raya,” tutupnya dikutip dari MCRiau.