www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Skandal SPPD Fiktif Berujung Mutasi Besar-Besaran Ratusan ASN DPRD Riau ke OPD
Senin, 18 Mei 2026 - 13:24:57 WIB
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto (foto/int)
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto (foto/int)

PEKANBARU - Skandal SPPD fiktif di Setwan DPRD Riau akhirnya mengguncang jantung birokrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Setelah bertahun-tahun hanya menjadi pembicaraan internal, kini Pemprov Riau ambil langkah tegas dengan melakukan mutasi massal terhadap ratusan ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Riau.

Lebih dari 300 ASN dipastikan akan dipindahkan dari posisinya saat ini ke berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) hingga panti asuhan milik pemerintah daerah.

Kebijakan tersebut diumumkan langsung oleh SF Hariyanto di Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin (18/5/2026).

Pemerintah Provinsi Riau menilai praktik SPPD fiktif di lingkungan Sekretariat DPRD Riau telah berlangsung cukup lama dan terus berulang sejak 2020 tanpa adanya perubahan signifikan.

Karena itu, Pemprov memilih melakukan perombakan total di internal Sekwan DPRD Riau sebagai langkah memutus mata rantai praktik lama yang dinilai sudah mengakar.

“Kami tidak punya niat yang macam-macam, ini hanya penyegaran saja. Kepada masyarakat Riau kami mohon pengertiannya,” kata SF Hariyanto.

Dalam skema mutasi besar-besaran tersebut, ASN Sekwan DPRD Riau akan disebar ke sejumlah OPD seperti pemadam kebakaran, BPBD, Satpol PP Provinsi Riau, hingga beberapa panti asuhan pemerintah.

Mutasi dilakukan secara bertahap agar pelayanan administrasi di DPRD Riau tetap berjalan normal dan tidak lumpuh total. Pemerintah menargetkan seluruh proses mutasi selesai paling lama dalam dua bulan.

“Pergantiannya akan dilakukan dua tahap, dan paling lama dua bulan setelah pergantian pertama semuanya sudah selesai,” ujarnya.

SF Hariyanto menegaskan kebijakan tersebut bukan langkah politis, melainkan upaya memperbaiki tata kelola birokrasi di lingkungan Sekwan DPRD Riau.

Menurutnya, mempertahankan pegawai lama dikhawatirkan akan membuat pola kerja dan kebiasaan buruk terus berulang. Karena itu, perombakan total dianggap menjadi solusi tercepat untuk membangun sistem yang lebih sehat dan profesional.

Meski dipindahkan ke instansi lain, ASN yang sebelumnya menerima aliran dana dari kasus SPPD fiktif tetap diwajibkan mengembalikan kerugian negara.

Pemprov Riau bahkan telah memperbarui Peraturan Gubernur tentang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebagai dasar pemotongan cicilan pengembalian dana tersebut. Namun, pemerintah memastikan pemotongan hanya dilakukan terhadap TPP tanpa menyentuh gaji pokok ASN.

“Kalau gaji tidak kita potong, hanya TPP saja. Kita juga tak ingin sampai keluarga mereka tidak bisa makan,” jelas SF Hariyanto.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
 Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid (foto/int)DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru usai bantu penanganan Karhutla di Dayun (foto/int)Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru Usai Sepekan Padamkan Karhutla Siak
PWI Riau umumkan pemenang LKJ Raja Ali Kelana 2026, Fithriady Syam terbaik (foto/ist)PWI Riau Umumkan Karya Terbaik LKJ Raja Ali Kelana 2026
Kelapa sawit mitra plasma sepekan dihargai Rp3.976 per Kg (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Lagi, Tertinggi Rp3.976 per Kg
Ilustrasi BMKG prediksi asap mengintai Riau seharian (foto/int)Asap Mengintai Riau Seharian, Warga Diminta Tetap Waspada
  Kondisi kabut asap di Pekanbaru makin tebal (foto/Mimi)Kondisi Kabut Asap di Pekanbaru Makin Tebal dan Ganggu Jarak Pandang
Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal (foto/int)Karhutla Masih Jadi Perhatian, Riau Siagakan Helikopter dan Operasi Modifikasi Cuaca
Siswa di Pekanbaru kembali belajar secara daring akibat udara tidak sehat (foto/riki)PM2.5 Pekanbaru Tembus 143,4 µg/m³, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Ketua APHI Komda Riau, Muller Tampubolon.APHI Riau: Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Padamkan Karhutla Paling Efektif
Ilustrasi Karhutla masih menghantui wilayah Riau (foto/int)4.127 Titik Panas Kepung Sumatra, Riau Catat 96 Hotspot
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved