www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru Usai Sepekan Padamkan Karhutla Siak
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla Masih Jadi Perhatian, Riau Siagakan Helikopter dan Operasi Modifikasi Cuaca
Selasa, 15 September 2026 - 13:41:16 WIB
Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal (foto/int)
Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal (foto/int)

PEKANBARU - Pemerintah kembali memperkuat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Rapat koordinasi digelar secara virtual pada Selasa (15/9/2026), dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago.

Rapat tersebut membahas perkembangan penanganan karhutla sekaligus langkah mitigasi untuk mencegah kebakaran meluas.

Provinsi Riau menjadi salah satu wilayah prioritas yang mengikuti rapat tersebut. Dari Riau, hadir Kapolda Riau Herry, Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal, serta PTP terkait di Ruang Kenanga, Kantor Gubernur Riau.

Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal mengatakan rapat membahas berbagai langkah mitigasi dan penanganan karhutla yang terjadi di sejumlah daerah. Pemerintah juga berencana membentuk tim publikasi di Kemenko Polkam untuk menyampaikan perkembangan penanganan karhutla kepada masyarakat secara berkala.

Untuk kondisi Riau, Edy menyebut situasi masih terkendali berkat penanganan yang dilakukan satuan tugas (satgas).

Menurutnya, sejumlah titik yang sebelumnya terpantau dengan tingkat kepercayaan tinggi telah berhasil ditangani. Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, titik api atau firespot di Riau sempat terpantau nihil.

“Di Riau alhamdulillah terkendali, firespot dengan level confident high kita nihil,” ujar Edy.

Namun, kondisi tersebut kembali berubah pada Selasa pagi. Lima titik dengan tingkat kepercayaan tinggi terpantau muncul di dua kabupaten, yakni Indragiri Hilir (Inhil) dan Indragiri Hulu (Inhu).

Dari lima titik tersebut, dua berada di Kabupaten Indragiri Hilir, sedangkan tiga lainnya terdeteksi di Kabupaten Indragiri Hulu.

Satgas langsung bergerak melakukan penanganan. Dukungan udara berupa water bombing dikerahkan untuk membantu memadamkan lima titik tersebut. Kendati demikian, upaya pemadaman masih menghadapi tantangan berupa akses menuju lokasi serta keterbatasan sumber air.

Saat ini, empat helikopter disiagakan untuk mendukung operasi pemadaman, sementara enam helikopter lainnya digunakan untuk melakukan patroli.

Tak hanya mengandalkan pemadaman, pemerintah juga terus menyiapkan langkah pencegahan melalui operasi modifikasi cuaca (OMC), terutama untuk mengantisipasi kebakaran di wilayah gambut.

Edy mengatakan berdasarkan koordinasi BPBD dengan BMKG Riau, potensi pertumbuhan awan dalam beberapa hari ke depan diperkirakan masih minim. Meski demikian, terdapat peluang pertumbuhan awan sekitar 16 dan 19 September.

Karena itu, tim OMC tetap disiagakan dan akan segera melakukan penyemaian apabila terdapat awan yang dinilai memungkinkan.

“Begitu ada yang bisa segera disemai, tidak menyia-nyiakan potensi sekecil apa pun yang bisa membasahi lahan gambut supaya tidak terbakar,” tegasnya dikutip dari MCRiau.

Sementara itu, persoalan asap masih menjadi perhatian pemerintah meskipun jumlah titik api di Riau telah mengalami penurunan signifikan.

Edy mengatakan arah angin dan kondisi titik panas di wilayah sekitar menjadi salah satu dasar dugaan bahwa asap yang terpantau di Riau berpotensi berasal dari provinsi tetangga.

“Karena Riau beberapa hari ini dengan firespot nihil, asap kemungkinan besar dari tetangga, karena menurut BMKG, angin berhembus dari selatan ke utara,” jelas Edy.

Pemerintah bersama satgas karhutla pun terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan untuk memastikan titik api yang muncul dapat segera dikendalikan dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru usai bantu penanganan Karhutla di Dayun (foto/int)Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru Usai Sepekan Padamkan Karhutla Siak
PWI Riau umumkan pemenang LKJ Raja Ali Kelana 2026, Fithriady Syam terbaik (foto/ist)PWI Riau Umumkan Karya Terbaik LKJ Raja Ali Kelana 2026
Kelapa sawit mitra plasma sepekan dihargai Rp3.976 per Kg (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Lagi, Tertinggi Rp3.976 per Kg
Ilustrasi BMKG prediksi asap mengintai Riau seharian (foto/int)Asap Mengintai Riau Seharian, Warga Diminta Tetap Waspada
Bupati Siak Afni Zulkifli.Afni Zulkifli Resmi Jadi Ketua NasDem Siak, Pengurus Baru Dilantik Akhir 2026
  Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal (foto/int)Karhutla Masih Jadi Perhatian, Riau Siagakan Helikopter dan Operasi Modifikasi Cuaca
Siswa di Pekanbaru kembali belajar secara daring akibat udara tidak sehat (foto/riki)PM2.5 Pekanbaru Tembus 143,4 µg/m³, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Ketua APHI Komda Riau, Muller Tampubolon.APHI Riau: Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Padamkan Karhutla Paling Efektif
Ilustrasi Karhutla masih menghantui wilayah Riau (foto/int)4.127 Titik Panas Kepung Sumatra, Riau Catat 96 Hotspot
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.Penerimaan Pajak Riau Tumbuh 11,22 Persen, Tembus Rp2,4 Triliun hingga Agustus
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved