PEKANBARU - Olimpiade Fisika XX FKIP, Universitas Riau (Unri) resmi dibuka, Senin (9/2/2026). Pada pelaksanaan tahun ini, ajang bergengsi tersebut mencatat sejarah baru dengan digelar untuk pertama kalinya dalam skala nasional, melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan berbagai cabang perlombaan fisika, tetapi juga dirangkaikan dengan seminar nasional yang digelar usai pembukaan. Seminar tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi sains serta meningkatkan minat pelajar terhadap bidang fisika.
Ketua Pelaksana Olimpiade Fisika XX, Rafif Deopra Bowen, menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Total peserta olimpiade tercatat sebanyak sekitar 1.099 orang, sementara peserta seminar nasional mencapai 161 orang.
Ia mengapresiasi kerja keras seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan ini serta menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia atas dedikasi dan kerja kerasnya. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan Olimpiade Fisika ke-XX ini,” ujarnya.
Ketua Program Studi Pendidikan Fisika, Dr. Syahril, menegaskan bahwa Olimpiade Fisika merupakan agenda tahunan yang terus berkembang dari waktu ke waktu hingga kini mampu menjangkau tingkat nasional. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja maksimal demi terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Olimpiade Fisika ini merupakan agenda rutin tahunan yang terus berkembang. Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor III, Prof. Dr. Hermandra MA, menilai Olimpiade Fisika memiliki nilai strategis sebagai ajang prestasi akademik yang dapat dimanfaatkan peserta dalam jalur masuk perguruan tinggi. Ia berharap pengelolaan kegiatan ini terus ditingkatkan agar kualitas dan pengakuannya semakin luas di tingkat nasional.
“Kegiatan ini sangat strategis karena dapat menjadi bagian dari prestasi akademik peserta. Dengan peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia, pengelolaan dan kualitas kegiatan perlu terus ditingkatkan,” tuturnya. (rilis)