PEKANBARU - Rangkaian Olimpiade Fisika (OF) XX, FKIP, Universitas Riau (Unri) resmi ditutup dalam suasana meriah yang dibalut kebanggaan. Selama beberapa hari pelaksanaan, para peserta menunjukkan semangat kompetisi, kerja keras, serta dedikasi tinggi dalam mengasah kemampuan di bidang sains.
Momen penutupan menjadi refleksi perjalanan panjang yang telah dilalui bersama sekaligus penanda lahirnya semangat baru generasi muda pecinta fisika.
Bupati Mahasiswa HIMAPEFSI, Farel Altiano, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas antusiasme dan sportivitas peserta sejak pembukaan hingga akhir kegiatan. Ia mengapresiasi perjuangan seluruh peserta yang telah menampilkan kemampuan terbaik.
Ucapan selamat diberikan kepada para pemenang, sementara peserta yang belum meraih juara didorong untuk tetap semangat dan terus mengembangkan potensi diri. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada dewan juri serta seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan ajang tahunan tersebut.
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Fisika, Dr Syahril, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran kegiatan hingga hari terakhir. Ia menekankan bahwa meskipun setiap tahun peserta dan panitia silih berganti, semangat kebersamaan, kekompakan, dan dedikasi harus tetap terjaga. Apresiasi turut disampaikan kepada para guru pendamping yang setia mendukung siswa dalam berkompetisi. Ia berharap silaturahmi yang terjalin melalui Olimpiade Fisika ke-20 dapat terus terpelihara di masa mendatang.
Penutupan Olimpiade Fisika ke-XX bukan sekadar akhir dari sebuah kompetisi, melainkan awal dari langkah baru bagi para peserta untuk terus berprestasi.
Ajang ini diharapkan menjadi ruang lahirnya generasi muda yang kritis, inovatif, dan berintegritas dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Semangat sains yang telah menyala selama kegiatan berlangsung diharapkan terus tumbuh dan menjadi inspirasi menuju pencapaian yang lebih tinggi. (rilis)