PEKANBARU – Wacana peningkatan kesejahteraan guru kembali menguat. Tokoh muda pendidikan Riau, Eko Wibowo, menyatakan bahwa standar kelayakan gaji guru di Indonesia idealnya berada di angka Rp10 juta per bulan.
Menurutnya, angka tersebut merupakan standar minimum agar profesi guru menjadi lebih terhormat dan memiliki kesejahteraan yang layak. Ia menilai, jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain, gaji guru di Indonesia masih relatif tertinggal.
“Profesi guru adalah fondasi kemajuan bangsa. Jika kita ingin pendidikan maju, maka kesejahteraan gurunya harus lebih dulu diperhatikan,” ujarnya, Senin (2/3/2026).
Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya perhatian khusus bagi guru yang bertugas di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Menurutnya, guru di wilayah 3T sudah sepatutnya menerima gaji yang jauh lebih tinggi dari standar minimum, disertai tambahan insentif khusus sebagai bentuk apresiasi atas tantangan dan pengabdian mereka.
Eko menegaskan, kualitas pendidikan nasional akan sulit berkembang jika kesejahteraan pengajarnya masih rendah. Ia menyebut peningkatan gaji guru sebagai investasi jangka panjang untuk menarik talenta-talenta terbaik bangsa agar tertarik mengabdikan diri di dunia pendidikan.
Langkah tersebut dinilai penting dalam menyongsong visi Generasi Emas 2045, di mana Indonesia ditargetkan menjadi negara maju dengan sumber daya manusia unggul.
Sebagai konteks, pada tahun 2026 pemerintah saat ini memberikan tambahan sertifikasi bagi guru PNS dan PPPK penuh waktu sebesar satu kali gaji pokok. Sementara itu, guru PPPK paruh waktu dan guru non-ASN yang telah bersertifikasi menerima tambahan tunjangan sertifikasi sebesar Rp2 juta.
Program sertifikasi guru sendiri telah berjalan sejak era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono dan terus berlanjut hingga saat ini sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan tenaga pendidik.
Dengan berbagai tantangan pendidikan yang masih dihadapi Indonesia, wacana penetapan standar gaji guru Rp10 juta per bulan kini menjadi perbincangan hangat. Apalagi melihat kondisi ekonomi seperti sekarang ini.