PEKANBARU — Kejutan terjadi dalam Musyawarah Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pekanbaru yang digelar pada 12 April 2026. Taufik Arrakhman, yang sebelumnya digadang-gadang sebagai calon kuat Ketua PKB Pekanbaru, tiba-tiba memilih mundur dari pencalonannya.
Keputusan tersebut sontak membuat peserta muscab terkejut. Pasalnya, pengunduran diri itu dilakukan tanpa penjelasan sebelumnya dan disampaikan secara resmi melalui surat yang ditandatangani langsung oleh Taufik Arrakhman.
Saat ditemui di salah satu kafe di Pekanbaru, Taufik akhirnya buka suara mengenai alasan di balik langkah mengejutkan tersebut. Ia menegaskan bahwa keputusannya murni didorong oleh keinginan untuk fokus pada dunia usaha yang tengah dijalaninya.
"Mundur (jadi calon Ketua PKB Pekanbaru)," kata Taufik kepada halloriau.com, Selasa (14/4/2026). "Mau fokus pada usaha. Agak susah juga bagi waktu kalau menjadi pimpinan partai sambil berbisnis.
Ia juga memastikan tidak ada konflik internal ataupun alasan lain di balik keputusannya mundur dari kontestasi.
"Berpartai tetap, tidak ada alasan lain. Saya cuma ingin fokus berbisnis yang lagi dijalankan," sambung Taufik.
Diketahui, selama memimpin PKB Pekanbaru pada periode 2021–2026, Taufik Arrakhman mencatatkan sejumlah capaian. Di bawah kepemimpinannya, PKB berhasil meraih dua kursi di DPRD Pekanbaru dalam Pemilu Legislatif terakhir. Selain itu, konsolidasi internal partai dinilai berjalan solid.
Meski mundur dari pencalonan ketua, Taufik menegaskan dirinya tetap akan menjadi bagian dari PKB ke depan.
Sebelumnya Sekretaris Wilayah DPW PKB Riau, Ade Agus Hartanto, menyebut muncul tiga nama dalam bursa calon Ketua PKB Pekanbaru dalam pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB se-Riau. Nama itu Taufik Arrakhman, Kasir dan mantan Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun. Namun atau mundurnya Taufik, tersisa dua nama yang bersaing yakni Kasir dan Muflihun.