BAGANSIAPIAPI - Pemkab Rohil kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui rotasi dan pelantikan pejabat struktural, mulai dari Administrator, Pengawas hingga Kepala Puskesmas.
Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat efektivitas kerja aparatur serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sebanyak 60 pejabat resmi dilantik Bupati Rohil, H Bistamam dalam prosesi yang berlangsung di lantai 8 Kantor Bupati Rohil, Jumat (23/1/2026).
Rinciannya, 37 pejabat Administrator, 19 pejabat Pengawas, dan 4 Kepala Puskesmas.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, ditandai dengan pembacaan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara, penyerahan surat keputusan, serta pemasangan tanda pangkat dan jabatan kepada para pejabat yang dilantik.
Dalam kesempatan itu, Bupati Bistamam menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar agenda rutin birokrasi, melainkan bentuk kepercayaan negara yang harus dipertanggungjawabkan secara profesional.
“Saudara adalah ASN terpilih yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak organisasi, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta mendukung tujuan pembangunan Kabupaten Rohil,” tegas Bupati Bistamam.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan birokrasi sangat ditentukan oleh integritas, loyalitas, serta komitmen pejabat dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.
Secara khusus, Bupati Bistamam menekankan peran vital Kepala Puskesmas dalam sistem pelayanan kesehatan dasar di daerah.
Menurutnya, sektor kesehatan membutuhkan kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Teruntuk Kepala Puskesmas, kalian memiliki peran strategis dalam memperkuat upaya promotif dan preventif serta memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan humanis,” ujarnya.
Ia berharap pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan dan desa semakin merata, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.
Selain kinerja, Bupati juga menegaskan pentingnya nilai kejujuran dan integritas dalam menjalankan jabatan.
Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk menjauhi praktik penyalahgunaan wewenang.
“Saya tegaskan sekali lagi, emban amanah ini dengan penuh tanggung jawab, junjung tinggi nilai kejujuran, dan hindari penyalahgunaan wewenang,” tegasnya.
Kepala BKPSDM Rohil Yulisma SSos MMbmenyampaikan, pelantikan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memaksimalkan kinerja aparatur sipil negara.
“Kami berharap pejabat yang dilantik hari ini dapat bekerja dengan disiplin, solid, dan siap siaga membantu program Bupati dan Wakil Bupati,” pungkasnya.
Ia menambahkan, sinergi antara pejabat baru dengan seluruh OPD menjadi kunci utama agar program pembangunan daerah dapat berjalan sesuai target dan tepat sasaran.