www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Selidiki Proyek Jalan Annas Maamun
Eks Bupati Rohil Afrizal Sintong Diperiksa Polda Riau
Senin, 22 Juni 2026 - 12:53:57 WIB
Eks Bupati Rohil, Afrizal Sintong diperiksa Polda Riau (foto/ist)
Eks Bupati Rohil, Afrizal Sintong diperiksa Polda Riau (foto/ist)

PEKANBARU – Mantan Bupati Rokan Hilir (Rohil), Afrizal Sintong, kembali menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Kali ini, pemeriksaan dilakukan terkait dugaan korupsi proyek infrastruktur di Kabupaten Rokan Hilir yang saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Pemeriksaan terhadap Afrizal Sintong dilakukan oleh penyidik Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Riau pada Senin (22/6/2026).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, membenarkan adanya pemeriksaan tersebut saat dikonfirmasi awak media.

"Betul, perkara statusnya masih tahap penyelidikan," kata Ade.

Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap mantan kepala daerah tersebut berkaitan dengan proyek pembangunan fisik yang dilaksanakan di Kabupaten Rokan Hilir.

"(Pemeriksaan terhadap Afrizal Sintong) terkait proyek pekerjaan fisik," sambung perwira menengah berpangkat melati tiga tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penyelidikan yang sedang dilakukan penyidik mengarah pada proyek pembangunan Jalan Annas Maamun di Kabupaten Rokan Hilir pada tahun anggaran 2024.

Proyek tersebut memiliki panjang jalan sekitar 1,7 kilometer dengan nilai pagu anggaran mencapai Rp11 miliar. Adapun pekerjaan pembangunan jalan itu diketahui dilaksanakan oleh CV Linda Bersaudara.

Meski demikian, hingga kini penyidik belum mengungkap secara rinci materi pemeriksaan maupun pihak-pihak lain yang telah dimintai keterangan dalam perkara tersebut.

Pemeriksaan ini menambah daftar kasus yang menyeret nama Afrizal Sintong dalam proses hukum yang tengah berjalan di Polda Riau. Sebelumnya, ia juga telah diperiksa terkait dugaan korupsi penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Rokan Hilir, yakni PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (PT SPRH) Perseroda.

Kasus tersebut saat ini telah meningkat ke tahap penyidikan. Dana CSR yang menjadi objek penyelidikan berasal dari PT Riau Petroleum pada tahun anggaran 2024 dengan total nilai mencapai Rp19,527 miliar.

Dana tersebut diketahui disalurkan kepada berbagai penerima di 18 kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir, mulai dari organisasi masyarakat, yayasan sosial, kelompok tani, mahasiswa, sekolah, masjid hingga rumah tahfiz.

Namun dalam perjalanannya, muncul dugaan kejanggalan dalam proses distribusi dana. Sejumlah penerima manfaat disebut tidak menerima dana sesuai nominal yang tercantum dalam dokumen penyaluran.

Salah satu temuan yang menjadi perhatian penyidik terjadi pada sebuah yayasan di Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas. Dalam dokumen penyaluran, yayasan tersebut tercatat menerima bantuan sebesar Rp300 juta. Namun pihak yayasan mengaku hanya menerima sekitar Rp75 juta.

Saat ini penyidik masih mendalami alur penyaluran dana CSR tersebut, termasuk menelusuri peran berbagai pihak yang diduga terlibat dalam proses distribusinya.

Sementara untuk dugaan korupsi proyek pembangunan Jalan Annas Maamun, penyelidikan masih terus berlangsung. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan dokumen guna menentukan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
 Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid (foto/int)DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru usai bantu penanganan Karhutla di Dayun (foto/int)Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru Usai Sepekan Padamkan Karhutla Siak
PWI Riau umumkan pemenang LKJ Raja Ali Kelana 2026, Fithriady Syam terbaik (foto/ist)PWI Riau Umumkan Karya Terbaik LKJ Raja Ali Kelana 2026
Kelapa sawit mitra plasma sepekan dihargai Rp3.976 per Kg (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Lagi, Tertinggi Rp3.976 per Kg
Ilustrasi BMKG prediksi asap mengintai Riau seharian (foto/int)Asap Mengintai Riau Seharian, Warga Diminta Tetap Waspada
  Kondisi kabut asap di Pekanbaru makin tebal (foto/Mimi)Kondisi Kabut Asap di Pekanbaru Makin Tebal dan Ganggu Jarak Pandang
Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal (foto/int)Karhutla Masih Jadi Perhatian, Riau Siagakan Helikopter dan Operasi Modifikasi Cuaca
Siswa di Pekanbaru kembali belajar secara daring akibat udara tidak sehat (foto/riki)PM2.5 Pekanbaru Tembus 143,4 µg/m³, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Ketua APHI Komda Riau, Muller Tampubolon.APHI Riau: Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Padamkan Karhutla Paling Efektif
Ilustrasi Karhutla masih menghantui wilayah Riau (foto/int)4.127 Titik Panas Kepung Sumatra, Riau Catat 96 Hotspot
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved